Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Masyarakat Lingga Studi Banding ke Kebun Sawit PT Surya Dumai di Kampar
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Sabtu, 5 Januari 2019 20:35 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan desa di Kabupaten Lingga melakukan studi banding ke perkebunan kelapa sawit milik PT Surya Dumai di Kampar, Provinsi Riau. pada Rabu, 19 Desember 2018.
Studi banding selama empat hari, mulai Rabu, 19 Desember 2018, itu merupakan realisasi diskusi sosialisasi Analisasi Menggenai Dampak Lingkungan (AMDAL) antara konsultan AMDAL PT Citra Sugi Aditya (CSA) dengan masyarakat Lingga pada Jumat, 30 November 2018 lalu.
Dalam studi banding ini, masyarakat Lingga berangkat dari Dabo Singkep ke Batam terus melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru, sebelum ke Kampar Riau. Di Pekanbaru, mareka mendapatkan paparan mengenai bisnis kelapa sawit dan kemitraannya dengan masyarakat inti plasma dari manajemen PT Surya Dumai.
Dari pihak PT Surya Dumai, hadir Manager Partnership PT Surya Dumai, Didin Sating, Ketua Bidang Kemitraan PT Surya Dumai Regional Provinsi Riau, Rahmad Widodo dan Rizki Syawalia Siregar.
Pada kesempatan itu, Didin Sating memaparkan bisnis perkebunan dan pabrik kelapa sawit. Antara lain, tentang kemitraan kerjasama perkebunan kelapa sawit dengan perusahaan dan koperasi. Termasuk, lahan masyarakat yang dibangun oleh pihak perusahaan dan diserahkan kepada kelompok masyarakat yang dikelola oleh keperasi.
Sementara Rahmad Widodo, mamaparkan pandangan terkait kerjasama dan kemitraan antara perusahaan dan kelompok masyarakat yang lebih dikenal dengan perkebunan plasma.
"Keuntungan dari pada perkebunan kelapa sawit tersebut antara pihak perusahaan dan pemilik kebun plasma yang dikoordinasi oleh koperasi yang dibentuk oleh kesepakatan masyarakat, sangat menguntungkan dan menyejahterakan masyarakat," ujar Rahmad Widodo dalam rilis yang diterima BATAMTODAY.COM, Sabtu (5/1/2019).
Ditambahkan Rahmad Widodo, saat ini PT. Surya Dumai sudah memiliki 34 koperasi dan akan terus berkembang. "Insya Allah Febuari 2019 nanti akan diserahkan enam Koperasi lagi kepada kelompok masyarakat," tegas Rahmad Widodo.
Dari 34 koperasi mitra PT Surya Dumai, ada satu koperasi yang saat ini benar-benar sudah mandiri. Koperasi tersebut bahkan sudah membuka SPBU. Padahal, awalnya hanya bermodal usaha perkebunan kelapa sawit bermitra dengan perusahaan.
Setelah mendapat paparan, keesokan harinya, rombongan masyarakat Lingga beserta staf ahli PT Surya Dumai bergerak menuju lokasi kebun kelapa sawit di Desa Danau Lancang Indah, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Menempuh perjalanan 4 jam dari Pekanbaru, akhirnya mereka sampai pada pukul 12.00 WIB, tepat masuk waktu sholat dhuhur.
Di Desa Danau Lancang Indah, rombongan disambut hangan oleh Ketua Koperasi KOPTI, Tama Luku Intan, dan masyarakat sekitar. Tama Luku Intan pun mengajak rombongan makan siang serta menunaikan sholat dzuhur berjama'ah.
Sambil makan siang, mereka pun berbincang akrab, untuk bertukar pengalaman.
Selanjutkan, rombongan diajak melihat perkebunan kelapa sawit di bawah binaan koperasi KOPTI tersebut. Sesampainya di dalam perkebunan kelapa sawit, seorang pengurus Koperasi KOPTI, Zukri dan GM PT Sumber Arum Makmur (SAM), Dedi Hanafi Harahap, mengajak rombongan untuk berdiskusi terkait perkebunan kelapa sawit yang diketuainya.
Seusai kunjungan kerja itu, Koordinator Studi Banding Masyarakat Lingga, Zuhardi dan Aziz Martindas, mengungkapkan kekagumannya pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kampar, yang menjadi plasma PT Surya Dumai. "Kami sangat kagum dengan keberhasilan masyarakat yang menjadi plasma Surya Dumai di Kampar ini," ujar Zuhardi.
Melihat penghasilan mereka bagus dan sangat mencukupi, Aziz Martindas menambahkan, kami pun berharap agar kebun kepala sawit di Kabupaten Lingga segera dimulai.
"Segera saja kebun kelapa sawit di Lingga segera dibuka, untuk mengangkat perekonomian masyarakat Lingga yang saat ini menjadi kabupaten paling termiskin di Provinsi Kepri," ujarnya.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
