Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kamar Kos Ardilla Karimun
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 29 Agustus 2025 21:16 WIB
BATAMTODAY.COM, Karimun - Karimun Kembali dihebohkan kabar mengejutkan. Seorang pria dewasa ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Kamis (28/82025) malam.
Jasad korban ditemukan dalam posisi duduk di tepi ranjang, dengan kepala tertunduk dan tubuh mengenakan kaos lengan Panjang warna putih-kuning serta celana panjang yang digulung.
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, membenarkan penemuan mayat tersebut. "Jenazah ditemukan di kamar kos Ardilla. Identitas korban hingga saat ini belum dapat dipastikan," ujar Andri saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025).
Keterangan saksi, Nurinas --istri pemilik kos-- menyebutkan bahwa sekitar pukul 05.50 WIB, ia melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka. Saat menegur korban, yang biasa dipanggil Imes, lelaki itu hanya menjawab singkat, "Tidak, mau tidur." Ia pun mengingatkan agar pintu ditutup jika hendak beristirahat, lalu melanjutkan aktivitas olahraganya.
Selang 20 menit kemudian, sang suami, Nasrul, juga menegur korban karena pintu kamar yang masih terbuka. Namun, tak ada yang mencurigakan saat itu.
Menjelang malam, sekitar pukul 17.30 WIB, pasangan suami-istri itu menyadari korban tak kunjung keluar kamar. Mereka mencoba mengetuk pintu, namun tak ada respons. Hingga pukul 20.20 WIB, pintu kamar masih terkunci dari dalam. Kecurigaan memuncak.
Laporan pun dilayangkan ke Polsek Balai Karimun. Bersama RT setempat dan disaksikan petugas kepolisian, pintu kamar dibuka secara paksa. Di dalam, korban telah membujur kaku.
Tim Identifikasi Satreskrim Polres Karimun dan petugas medis segera datang ke lokasi. Olah tempat kejadian perkara dilakukan, sebelum jasad korban dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani.
Hasil visum menyebutkan bahwa tubuh korban menunjukkan tanda-tanda pembusukan lanjut. Tampak kebiruan pada bibir dan kuku jari, resapan darah di kelopak mata, serta bintik-bintik pendarahan. Namun, polisi tidak menemukan indikasi kekerasan pada tubuh pria tersebut.
Upaya identifikasi dilakukan dengan menggunakan Inafis Portable System melalui pemeriksaan kornea dan sidik jari. Namun, hasilnya nihil. "Identitas korban belum bisa dipastikan hingga saat ini," kata AKP Andri.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah masih berada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Muhammad Sani, menunggu proses identifikasi lebih lanjut.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
