Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Mayat yang Terdampar di Pantai Nusantara Dabo Singkep Diduga ABK Kapal Timah

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 9 Agustus 2019 16:41 WIB
Kondisi mayat saat ditemukan warga di Pantai Nusantara, Desa Tanjung Harapan, Lingga. (Ist)
Kondisi mayat saat ditemukan warga di Pantai Nusantara, Desa Tanjung Harapan, Lingga. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Sesosok mayat yang terdampar di pantai Nusantara, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Rabu (7/8/2019) lalu, mulai terkuak identitasnya setelah penyelidikan lanjutan oleh kepolisiaan. Mayat tersebut diduga merupakan anak buah kapal (ABK) yang bekerja di kapal isap timah (KIP) Sungsing 9.

Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Rangga Primazada mengatakan, berdasarkan data sementara yang didapat pihaknya, mayat itu jatuh saat beraktivitas di Perairan Bangka Belitung (Babel), Jumat (19/7/2019) lalu.

"Info sementara mayat yang terdampar kemarin diketahui bernama Wilay Chaimueangchuan (43), berkewarganegaraan Thailand. Dia ABK KIP Sungsing 9," kata Rangga kepada media, Jumat (9/8/2019).

Ia menjelaskan, kronologis jatuhnya WNA asal Thailand itu ke laut pertama kali diketahui oleh Satpam Kapal Sungsing 9, atas nama Mahmuddin.

Satpam kapal menerangkan bahwa pada saat korban sendirian sedang bekerja dibagian jag primer bagian bawah kapal isap Sungsing 9 pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019 sekitar pukul 15.50 WIB dan tiba-tiba korban terpleset dan jatuh ke laut.

Para ABK yang mengetahui kejadian tersebut sudah berupaya melakukan pencarian dengan perahu pompong, akan tetapi karena air laut keruh akibat tambang, korban tidak berhasil ditemukan.

Pihak kapal juga sudah menghubungi pihak Ditpolair Polda Babel, Satpolair Polres Babar, TNI AL, Basarnas Babel, serta ABK KIP Sungsing 9 untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Penganak. Tapi korban belum dapat ditemukan.

"Infonya mayat itu dari Babel, kalau dilihat dari celananya sama," katanya.

Namun, pihak kepolisian masih terus menggali informasi nayat tersebut hingga benar-benar terungkap. "Nanti akan kami kabari lagi jika ada perkembangannya," ucap AKP Rangga.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan