Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Menteri Polhukam Sambangi Natuna Gelar Pertemuan Bersama Nelayan Setempat

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 31 Januari 2020 09:52 WIB
Menteri Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Istimewa)
Menteri Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Menteri Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) melakukan lawatan resmi di Kabupaten Natuna untuk menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan pertemuan dengan Jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna dan para nelayan.

Kedatangannya bersama rombongan, menyikapi kejadian yang menjadi isu hangat nasional, terkait pencurian ikan di perairan ZEE Indonesia oleh nelayan China beberapa waktu lalu.

Bertempat di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, rabu (15/1) lalu, Menko Polhukam, Mahfud MD didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan beserta beberapa dilingkungan Kemenko Polhukam, Plt Gubernur Kepulauan Riau dan beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Bupati Natuna dan pimpinan OPD serta para anggota kelompok nelayan setempat.

Dalam sambutannya, Mahfud MD menerangkan kedatangannya bukan hanya sekedar menyampaikan kebijakan pemerintah pusat terhadap isu illegal fishing dan keamanan batas wilayah negara saja, melainkan pendekatan ketahanan ekonomi dan kesejahteraan yang menjadi fokus pemerintah pusat.

"Strategi untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mengupayakan peningkatan pengelolaan sumber daya perikanan dan maritime khususnya yang berada di wilayah perairan Natuna," ujarnya.

Untuk mengamankan batas wilayah Perairan Natuna Utara, berdasarkan instruksi Presiden, Mahfud MD juga mengatakan akan meningkatkan patrol keamanan laut, dan melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung terwujudnya peningkatan pengelolaan sumberdaya perikanan dan maritime.

Ke depan, Mahfud juga mengatakan di Kabupaten Natuna direncanakan untuk dibangun sentra perekonomian rakyat, diantaranya dengan mendatangkan nelayan luar yang akan beroperasi di perairan ZEE untuk mendukung terjaganya keamanan dan batas wilayah laut NKRI.

"Kita akan menetapkan kebijakan strategis untuk mendongkrak kesejahteraan nelayan tempatan sebagai prioritas program kerja," pungkas Mahfud.

Editor: Chandra

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan