Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Modernisasi Layanan Digital RSBP Batam Dipacu, Rekam Medis Elektronik dan Antrean Daring Segera Diterapkan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 9 Februari 2026 09:28 WIB
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Benyamin Paulus Octavianus. (BP Batam)
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Benyamin Paulus Octavianus. (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Transformasi layanan kesehatan di Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) terus dipercepat melalui penguatan tata kelola, peningkatan mutu klinis, serta digitalisasi sistem pelayanan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama BP Batam mendorong modernisasi menyeluruh agar rumah sakit tersebut mendekati standar rujukan nasional dan regional.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyatakan pembenahan dilakukan secara bertahap dan terukur untuk meningkatkan kualitas layanan. "Kementerian Kesehatan bersama BP Batam melakukan penguatan bertahap di RS BP Batam melalui peningkatan tata kelola rumah sakit, standardisasi mutu pelayanan klinis, serta pengembangan layanan prioritas. Upaya ini dilakukan agar kualitas pelayanan RS BP Batam semakin mendekati rumah sakit rujukan nasional dan regional," ujarnya, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama transformasi adalah modernisasi sistem pelayanan berbasis digital. RSBP Batam diarahkan untuk mengimplementasikan rekam medis elektronik yang terintegrasi dengan sistem nasional, sekaligus menghadirkan layanan pendaftaran serta antrean secara daring guna meningkatkan efisiensi pelayanan.

"Digitalisasi ini bertujuan mempercepat layanan, mempermudah pasien, dan meningkatkan transparansi pelayanan," kata Ariastuty.

Selain penguatan sistem, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Pengembangan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan serta kolaborasi dengan rumah sakit rujukan nasional.

"Strateginya dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi berbasis kebutuhan layanan, serta kerja sama dengan rumah sakit rujukan. Dengan cara ini, tenaga medis dan tenaga kesehatan di RS BP Batam diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi dan standar pelayanan kesehatan modern," jelasnya.

Ke depan, RSBP Batam juga dipersiapkan untuk mengembangkan layanan unggulan atau center of excellence secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat Batam dan Kepulauan Riau. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan jumlah pasien yang berobat ke luar daerah maupun luar negeri.

"Pengembangan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke luar daerah maupun ke luar negeri," tambahnya.

Dukungan pemerintah pusat turut menguatkan arah pengembangan tersebut, khususnya dalam pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan prioritas. Integrasi sistem rujukan nasional juga dipastikan berjalan agar alur pelayanan pasien menjadi lebih cepat dan efisien.

"Sistem rujukan RS BP Batam diintegrasikan dengan fasilitas kesehatan lain melalui sistem rujukan nasional agar alur pelayanan pasien menjadi lebih cepat dan efisien," ungkap Ariastuty.

Lebih luas, keberadaan RSBP Batam diproyeksikan menjadi bagian penting dari penguatan citra Batam sebagai kota modern dan tujuan investasi. Layanan kesehatan yang profesional dan berstandar tinggi dinilai dapat mendukung iklim usaha serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"RS BP Batam dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berstandar tinggi, termasuk bagi investor dan tenaga kerja asing. Dengan layanan yang modern dan efisien, RS BP Batam diharapkan mendukung iklim investasi dan kualitas hidup di Batam," pungkasnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan