Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Musim Kemarau, Debit Air PDAM Daiklingga Alami Penyusutan Drastis
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Rabu, 20 Maret 2019 15:25 WIB
BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Kemarau yang melanda wilayah pulau Lingga dan sekitarnya menyebabkan debit air di DAM penampungan PDAM Daiklingga mengalami penyusutan drastis. Biasanya di DAM tersebut menampung debit hingga 70 ribu liter perdetik, namun akibat kemarau hanya tinggal 0,5 ribu liter saja.
"Turun jauh, normalnya 70 ribu liter perdetik. Sekarang tinggal 0,5 liter," kata Kepala PDAM Lingga, Sazali kepada BATAMTODAY, Rabu (20/3/2019).
Meski demikan, PDAM dikatakan Sazali terus berupaya memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat yang menjadi pelanggannya. Seperti memberlakukan sistem buka tutup atau jadwal bergiliran selama debit air masih cukup untuk disalurkan.
Selain buka tutup, PDAM juga menggunakan mesin sedot air untuk mercepat penyaluran. Penyedotan sudah berlangsung sejak belakangan hari.
Ini dilakukan, karena penyaluran dari PDAM masih menggunakan daya gravitasi terjangan air dan tinggi wilayah sumber mata air yang berada di salah satu kaki Gunung Daik.
Ketika musim kekeringan seperti sekarang, terjangan air tidak begitu kuat. Sehingga penyaluran sering tersendat.
"Terkait ketersedian apakah air kita mencukupi atau tidak, saya tidak bisa pastikan bertahan berapa lama. Yang jelas, apa yang masih ada sebisa mungkin disalurkan," ujarnya.
Ia mengimbau kepada semua pelanggannya untuk melakukan penghematan air selama musim kemarau. Misalnya dengan cara menampung di bak atau drum.
"Sekarang kita tahu debit air menyusut. Kita minta pelanggan dapatlah untuk berhemat, kalau dapat gunakan air seperlunya," tuturnya.
Disamping itu ia juga berharap perhatian pemerintah Kabupaten Lingga agar cepat memberikan sosuli terhadap permasalahan ini.
"Kalau untuk bicara kebijakan, PDAM sudah meminta kepada Pemkab, seperti penambalan DAM yang bocor. Sampai sekarang tidak ada juga. Itu sudah hampir 2-3 tahun bocornya. Kemudian masalah pelebaran DAM, PDAM tidak punya anggaran," ungkapnya.
Diketahui, PDAM Daik Lingga menggunakan 2 titik sumber mata air untuk melayani hampir 1500 pelanggannya. 2 titik itu berada di Air Terjun Tanda serta Sungai Cabang Dua di aliran air terjun tersebut.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
