Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Oknum Satpam Jadi Calo Tiket, Antrean di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Sempat Kacau

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 28 Oktober 2025 13:08 WIB
Suasana antrean truk di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Selasa (28/10/2025). (Foto: Harjo)
Suasana antrean truk di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Selasa (28/10/2025). (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Sejumlah sopir truk di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan, mengeluhkan ketidaktertiban antrean kendaraan yang diduga disebabkan oleh ulah oknum satpam pelabuhan yang berperan ganda sebagai calo tiket kapal roro. Praktik tersebut diduga menyebabkan ketimpangan dalam pembagian tiket dan menimbulkan keresahan di kalangan sopir.

Menurut pengakuan para sopir, oknum satpam memanfaatkan kewenangannya untuk mengatur posisi antrean kendaraan demi memperoleh keuntungan pribadi. Kendaraan yang berada di urutan belakang justru lebih dulu mendapatkan tiket keberangkatan, sementara kendaraan yang sudah lama menunggu tidak terlayani sesuai urutan.

"Kami sudah antre sejak kemarin dan posisi antrian kami jelas. Tapi anehnya, justru mobil di belakang bisa dapat tiket lebih dulu. Pertanyaannya, tiket itu didapat dari mana?" ujar Firdaus, salah satu sopir truk, kepada BATAMTODAY, Selasa (28/10/2025).

Firdaus menambahkan, setelah ditelusuri, kendaraan yang mendapat tiket lebih dulu ternyata difasilitasi oleh oknum satpam pelabuhan. Ia menilai praktik tersebut tidak adil dan merugikan banyak pihak, bahkan sempat menimbulkan ketegangan antar-sopir di area pelabuhan.

"Kami berharap pihak ASDP dan instansi terkait menertibkan sistem antrian agar lebih adil dan sesuai aturan," ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Supervisi ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, langsung turun tangan untuk menyelesaikan persoalan. Ia menggelar pertemuan dengan para sopir yang masih mengantre dan menegaskan bahwa posisi antrian kendaraan harus dikembalikan sesuai urutan semula.

"Kami sudah menata kembali antrian agar sesuai urutan awal dan meminta seluruh pihak saling mengawasi demi ketertiban bersama," kata Sukma Nugraha.

Pihak ASDP berjanji akan memperketat pengawasan internal agar tidak ada lagi praktik percaloan atau penyalahgunaan wewenang di area pelabuhan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan