Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Ombudsman RI Apresiasi Kreativitas Lapas Narkotika Tanjungpinang dalam Pemberdayaan Warga Binaan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Rabu, 17 September 2025 16:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Ketua Ombudsman Republik Indonesia (RI), Mokhammad Najih, memberikan apresiasi tinggi kepada Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang atas berbagai program kreatif yang memberdayakan warga binaan.
Pujian tersebut ia sampaikan saat melakukan pemantauan pelayanan publik bersama Anggota Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat, dan tim Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (16/9/2025).
"Kami apresiasi adanya kegiatan yang kreatif dan memberdayakan bagi warga binaan sehingga mereka dapat menyalurkan energinya untuk hal-hal yang positif," ujar Najih di sela kunjungannya.
Dalam kunjungan yang turut didampingi Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepri, Aris Munandar, serta Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Bejo, Ombudsman meninjau berbagai program pembinaan. Di antaranya pelatihan pembuatan kerupuk atom, bercocok tanam, beternak, hingga keterampilan pengelasan. Program tersebut dinilai bermanfaat sebagai bekal keterampilan hidup setelah bebas.
Selain pembinaan, Najih juga menyoroti penyediaan layanan kesehatan di lapas yang dinilai cukup memadai. "Kami harap ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, terutama terkait SOP pelayanan, mekanisme pelaporan warga binaan yang sakit, serta penggunaan wartelpas untuk komunikasi dengan keluarga," tambahnya.
Meski memberikan apresiasi, Ombudsman RI mencatat sejumlah kekurangan, seperti minimnya jumlah petugas di blok hunian berkapasitas besar serta kondisi fisik bangunan yang mulai menua. Beberapa titik dilaporkan mengalami kebocoran akibat beton retak, sehingga air hujan dan kamar mandi merembes ke lantai bawah.
Pihak Lapas mengakui kendala tersebut dan menyebut telah melakukan perbaikan sementara sembari menunggu alokasi anggaran pemeliharaan. Adapun tingkat hunian yang melebihi kapasitas sekitar 15% dinilai masih wajar dibandingkan lapas lain di Indonesia.
"Namun ini masih lebih baik dibandingkan lapas lain yang bisa overcapacity sampai lebih dari 200%," kata Jemsly Hutabarat.
Rombongan Ombudsman RI juga meninjau dapur warga binaan untuk memastikan kualitas bahan makanan, kebersihan, serta standar gizi. Kegiatan kemudian ditutup dengan dialog bersama warga binaan, di mana Ombudsman mendengarkan langsung keluhan serta memberikan motivasi agar mereka siap menjalani kehidupan lebih baik pascahukuman.
"Kami berharap perbaikan pelayanan publik di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang ini terus dilakukan dan ditingkatkan," tutup Najih.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
