Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Panas Berkepanjangan, Sebagian Wilayah di Lingga Mulai Kekeringan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 19 Agustus 2019 14:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Cuaca panas yang terjadi belakangan ini menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Lingga mulai dilanda kekeringan. Akibatnya, persedian air PDAM di Ibukota Daik yang telah mengalami penyusutan drastis.
Informasi yang dihimpun BATAMTODAY.COM, kekeringan mulai terjadi di Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat. Warga yang ada tengah kesulitan dalam mendapatkan air bersih guna mencukupi kebutuhan sehari-hari.
"Jika musim kemarau tiba, kami para warga selalu kesulitan dalam mendapatkan air bersih untuk keperluan minum maupun mencuci. Hal semacam ini masih menjadi masalah utama didesa kami," ujar seorang warga Desa Tinjul
Ia mengaku beberapa warga berusaha mencari air dengan menggali sumur sedalam mungkin dengan harapan dapat menemukan sumber mata air didasar tanah. Namun sejauh ini hasil yang diharapkan belum juga memuaskan.
Sementara itu, kondisi yang sama juga dirasakan warga ibukota Kabupaten yakni Daiklingga. Kebanyak warga sudah mempersoalkan permasalahan air bersih dari PDAM yang telah mengalir pelan, sedangkan panas terik terus bekepanjangan tanpa ada hujan.
"Ini air sudah mulai mengecil di kran rumah, kalau dalam satu Minggu tidak hujan, saya yakin masyarakat kembali komplain dan menuding lamban dalam penanganan," ungkap Rizki warga Kelurahan Daik
Menanggapi hal ini, Kepala PDAM Lingga Sazali mengaku bahwa debit ketersedian air di PDAM Daiklingga mengalami penyusutan. Namun pihaknya tetap berupaya untuk terus mensuplai sesuai kebutuhan yang ada.
"Debit air yang ada memang sudah menyusut. Karena cuaca panas yang terjadi. Tapi kita tetap upayakan terus mensuplai dengan menggunakan pompa. Kalau tidak pakai pompa kita sudah kekeringan," terang Sazali saat dihubungi BATAMTODAY, Senin (19/8/2019)
Sazali mengaku pihaknya masih tetap melakukan suplai air ke pelanggannya. Ia berharap masyarakat bisa memahami dengan keadaan yang terjadi.
Namun ia pastikan untuk saat ini, pergilirian penyuplaian air ke rumah -rumah belum dilakukan. Karena ketersedian air masih terbilang cukup.
Editor: Dardani
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
