Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Pantun Dapat Pengakuan dari UNESCO, LAM Lingga Ajak Pemerintah Buat Kebijakan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 21 Desember 2020 14:34 WIB
Ilustrasi Pantun yang mendapat pengakuan Unesco. (Foto: Ist)
Ilustrasi Pantun yang mendapat pengakuan Unesco. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga mengajak pemerintah setempat untuk membuat kebijakan terkait penggunaan pantun agar tetap terus lestari khususnya di negeri Bunda Tanah Melayu.

Ajakan ini dikarenakan pantun telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Dunia oleh UNESCO beberapa waktu lalu.

"Dengan ditetapkan pantun sebagai WBTB Dunia oleh UNESCO, mari kita tingkatkan penggunan pantun dalam memuliakan berbagai kegiatan khususnya di Lingga. Sehingga aroma serta nuansa pantun yang sudah melekat dimasyarakat melayu semakin terasa," ujar Ketua LAM Lingga, Muhammad Ishak.

Menurut dia, pengakuan pantun sebagai warisan dunia bukanlah hal yang mudah. Perlu kerja keras serta menguras pemikiran agar bisa ditetapkan. LAM Lingga sendiri juga turut mengucapkan selamat atas pengakuan yang diberikan.

"Ini bukan pekerjaan yang mudah, karena itu perlu ada langkah selanjutnya bagaimana pantun ini bisa menjadi lebih bersebati bagi masyarakat. Artinya tidak sah kalau tidak berpantun. Selain harus dimasukkan dalam muatan lokal untuk diajarkan di sekolah, juga harus dibuat kegiatan perlombaan pantun," katanya.

"Kalau ada wacana ingin menjadikan Kepri sebagai negeri pantun itu boleh, tapi yang terpenting menurut saya harus ada kebijakan dan komitmen Pemda dalam memajukan dan melestarikan budaya itu di negeri ini," tambah Ishak.

Editor: Dardani

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan