Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Parit Tersumbat Penyebab Banjir di Tanjunguhan Selatan Mulai Dinormalisasi

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 22 September 2025 16:28 WIB
Pengerjaan normalisasi parit tersumbat di Tanjunguban Selatan. (Foto: Harjo)
Pengerjaan normalisasi parit tersumbat di Tanjunguban Selatan. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kondisi parit yang tersumbat dan kerap menjadi penyebab banjir saat hujan turun, di Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara mulai dinormalisasi alias diperbaiki.

"Hari ini pengerjaan awal, karena kalau dalam waktu satu hari memang tidak terkejar waktu," ungkap Lurah Tanjunguban Selatan, Jamal Abdel Nasser, Senin (22/9/2025).

Jamal mengungkapkan, terkait pengerjaan parit yang sudah tertimbun tersebut menggunakan anggaran PU Bintan. Karena menurutnya, sejak beberapa waktu lalu sudah diusulkan dari pihak kelurahan.

"Memang sebelumnya sudah kita usulkan agar prit tersebut dinormalisasi. Semoga bisa dikerjakan secara keseluruhan sehingga bisa mengurai banjir, terumata saat musim hujan," tambahnya.

Dijelaskan, adapun panjang parit yang perlu dinormalisasi tersebut diperkirakan lebih dari 1 km. "Semoga sesuai dengan harapan warga, bisa secara keseluruhan dikerjakan sehingga saat musim hujan tidak lagi khawatir terjadi banjir," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tokoh masyarakat Bintan Utara, Syamsudin, menilai pemerintah daerah perlu segera turun tangan memperhatikan kondisi sejumlah parit di sekitar lokasi terdapat sekolah, pemukiman, dan tempat penampungan sampah yang dapat mengakibatkan banjir jika tersesumbat. "Jika dibiarkan, banjir akan terus terjadi," ujar Syamsudin di Tanjunguban, Sabtu (20/9/2025).

Parit yang dimaksud merupakan saluran penghubung dari arah Kantor Lurah Tanjunguban Selatan, Perumahan Alamanda menuju Pasar Baru, hingga bermuara ke laut. Karena sebagian besar parit sudah tertutup tanah, aliran air menjadi tersumbat dan menyebabkan genangan.

Syamsudin berharap pemerintah daerah segera melakukan pengerukan atau pembersihan parit sebelum memasuki musim hujan. "Mengingat musim hujan akan segera datang, kondisi ini jelas akan mengganggu aktivitas warga. Kalau dibiarkan, banjir bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit," tegasnya.

Dengan adanya perhatian serius dari pemerintah, warga berharap banjir tahunan yang selalu mengganggu aktivitas di kawasan Tanjunguban Selatan bisa teratasi.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan