Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Pasar Murah DKP Kepri di Karimun Ramai Pengunjung, Sebanyak 1,1 Ton Ikan Terjual Habis
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Sabtu, 9 Maret 2024 17:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Karimun - Kepala Cabang (Kacab) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri di Karimun, Faisal, mengatakan, masyarakat sangat antusias belanja ikan di pasar murah yang digelar di Terminal Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Karimun, Sabtu (9/3/2024).
"Antusias masyarakat untuk membeli ikan di pasar murah ini sangat luar biasa, tidak sampai 2 jam ikan sebanyak 1,1 ton ikan habis terjual," kata Faisal.
Ia menjelaskan, ikan yang dijual di pasar murah ini ada 4 jenis yakni ikan mata besar dijual Rp 25 ribu/kg, ikan sardin Rp 15 ribu/kg, ikan selikur Rp 20 ribu/kg dan ikan kembung Rp 22 ribu/kg.
Menurut Faisal, harga ikan -ikan yang dijual di pasar murah ini memang lebih murah daripada harga jual di pasar dan ini untuk membantu masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.
Ketika ditanya, apakah kegiatan di pasar murah ini akan merugikan pedagang ikan di pasar, Faisal mengatakan kegiatan yang dilaksanakan pihaknya semata-mata untuk membantu masyarakat dan tidak bermaksud sampai merugikan pedagang ikan di pasar, apalagi kegiatan ini hanya sehari saja.
Pantauan BATAMTODAY.COM di lapangan, pasar murah di Terminal Pasar Bukit Tembak, ramai pengunjung. Terlihat antrean emak-emak yang ingin berbelanja di pasar murah sudah sejak pukul 07.30 WIB saat dibukanya pasar murah.
Selain ikan, di pasar murah tersebut juga di jual beras SPHP ukuran 5 kilogram, daging beku merek Alana, cabai merah keriting, bawang merah, telur ayam dan minyak goreng.
Semua komoditi yang dijual di pasar murah tersebut, dijual dengan harga lebih murah.
Beberapa warga yang berbelanja mengatakansangat senang dan menyambut positif adanya pasar murah ini. Selain harganya lebih murah, barang yang dibeli ini juga sangat dibutuhkan menjelang bulan Ramadhan ini.
"Kalau boleh kegiatan pasar murah ini dapat terus berkelanjutan dan kalau bisa seminggu sekali diadakan dengan jenis barang yang dijual lebih banyak lagi jumlah dan jenisnya," kata Lela, salah satu warga.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
