Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Pemkab Lingga 'Hidupkan Kembali' Bangunan Tua Bekas Kantor PT Timah
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Minggu, 14 Oktober 2018 17:32 WIB
BATAMTODAY. COM, Dabosingkep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menghidupkan kembali bangunan tua bekas pusat perkantoran PT Timah di Dabosingkep. Kantor tersebut telah ditinggalkan kurang lebih 25 tahun, setelah perusahaan negara tersebut tidak beroperasi di daerah yang sempat terkenal hingga ke dunia sebagai penghasil timah terbesar dunia.
Bupati Lingga Alias Wello dalam perbincangan dengan wartawan disela-sela melihat pembangunan Balai Djoeang Boeng Hatta mengatakan, pemberian nama Balai Djoeang Boeng Hatta disalah satu bangunan tua bekas gudang timah tersebut bukanlah tanpa alasan dan hanya sebatas pencitraan. Beberapa bukti sejarahlah yang menjadikan tempat tersebut layak disebut sebagai Balai Djoeang Boeng Hatta.
"Tepatnya pada tahun 1950 yang lalu, atau setelah lima tahun Indonesia merdeka, wakil presiden pertama RI tersebut pernah berorasi, dihadapan masyarakat Singkep tentang potensi perekonomian Indonesia di pulau Singkep," Kata Bupati Lingga Alias Wello, Rabu (10/10/2018) lalu.
Hal tersebut lah yang membuat pemerintah Kabupaten Lingga menamakan bekas gudang tersebut sebagai Balai Djoeang Boeng Hatta. Selain gudang bekas timah tersebut, ada beberapa bangunan tua yang rencananya juga akan direhap dan diperbaharui tanpa mengubah bentuk aslinya.
Alasannya selain tidak ingin menghilangkan nilai sejarah dari gedung-gedung tersebut, beberapa pondasi dan arsitektur dari gedung tersebut sangat kokoh dan tidak mudah untuk diroboh.
"Jadi tidak semuanya kita roboh, beberapa bangunan sangat kokoh nanti hanya akan kita rehab dan perbaiki agar dapat dimanfaatkan," sebutnya.
Bangunan-bangunan tua bekas perkantoran PT. Timah Negara ini nantinya akan dijadikan sebagai pusat bisnis singkep atau Singkep Bussines Centre, yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Meski belum ada kepastian mengenai tanggal kedatangan orang nomor 1 tersebut ke Dabosingkep, namun Bupati Lingga memastikan bahwa Presiden RI sudah beberapa kali menyatakan kesediaannya untuk datang ke Dabosingkep.
Bupati Lingga Alias Wello menyatakan akan menyelesaikan pembangunan pusat bisnis di Dabosingkep ini, dalam kurun waktu dua tahun. Mengingat diakhir tahun 2018 ini beberapa pembangunan seperti jalan lingkar dan penataan dibeberapa sudut area perkantoran PT. Timah tersebut sudah dimulai melalui anggaran perubahan.
"Dua tahun kita targetkan selesai, mengenai presiden sudah dijadwal ulang sebelum tanggal 18 Oktober bulan ini," ujarnya.
Terletak ditengah Kota Dabosingkep, gedung pusat perkantoran PT Timah dan implasmen ini mulai tidak berpenghungi di pertengahan tahun 1992. Semenjak itu areal ini tidak lagi dijaga dan tertata, sehingga banyak aset-aset dilokasi tersebut yang hilang bahkan beberapa gedung juga dimanfaatkan oleh pihak swasta untuk dijadikan gudang-gudang.
Dalam beberapa bulan sejak bulan September 2018 yang lalu hingga saat ini, beberapa area terlihat bersih dan pembangunan jalan lingkar juga sedang dikerjakan.
Editor: Surya
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
