Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Pemkab Lingga Manfaatkan Implasemen Eks Timah Jadi Lokasi Car Free Day
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 15 Maret 2021 10:41 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Pemerintah Kabupaten Lingga memanfaatkan implasemen eks PT Timah Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga menjadi lokasi kegiatan Car Free Day.
Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama Wakil Bupati Lingga Neko Wesha turut mengikuti kegiatan Car Free Day itu dengan kegiatan senam sehat, bersepeda serta menikmati bazar kuliner UMKM, Minggu (14/3/2021).
Pemkab Lingga akan kembali menghidupkan suasana di kawasan implasemen eks PT. Timah Dabo dengan kegiatan Car Free Day yang dilaksanakan setiap hari Minggu.
"Kami melaksanakan Car Free Day dengan bersepeda serta olah raga pagi, senam dan ini akan kita jadikan momen yang dilaksanakan setiap Minggu satu kali," kata Nizar.
Lanjut Nizar, nantinya kegiatan ditentukan penanggungjawabnya masing-masing. Untuk senam, Nizar meminta Dinas Pendidikan untuk mengelola. Dan Dinas Pariwisata mengelola acara Car Free Day.
"Untuk kegiatan senam akan dikelola oleh Dinas Pendidikan sementara Car Free Day dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga," bebernya.
Nizar menuturkan untuk kawasan Implasmen yang selama ini tidak dimanfaatkan akan menjadi salah satu cara untuk menghidupkan ekonomi masyarakat dengan mengerakkan Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM).
Selain itu akan adanya pusat oleh-oleh yang dikelola Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) atau PKK Kabupaten Lingga, untuk menginventarisir semua produk oleh-oleh yang ada di Kabupaten Lingga, seperti makanan, kerupuk, ikan teri dan lainnya yang telah dikemas dengan rapi.
"Untuk itu, kami bekerjasama dengan HIPMI untuk mengelola kawasan yang kita lihat hari ini, agar adanya efek ekonomi untuk UMKM yang di Dabo Singkep, agar ada gairah dan dapat lahan untuk mencari perekonomian baru bagi mereka," kata Nizar.
Nizar akan menyiapkan lahan hijau ini untuk mereka yang mau membuka usaha namun dibatasi dari jam 06.00 pagi hingga jam 10.00 pagi.
"UMKM supaya ini bisa dikelola dengan baik, apakah nanti dengan gerobak yang disamakan, kami akan membangun suasana yang nyaman, dan kami minta HIPMI diberikan peluang untuk mengelola UMKM ini, supaya ada yang ngatur atau yang mengelola sehingga tidak ribut," ujarnya
Nizar meminta untuk masalah kebersihan, mereka melibatkan dinas yang lain, dan Satpol PP juga terlibat untuk menjaga baik pagi, siang dan malam.
"Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan efek yang baik bagi masyarakat kita, apalagi di tengah pandemi Covid-19, suasana seperti ini walau pun pelan tapi kita melangkah pasti," sambungnya.
Editor: Dardani
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
