Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Pemkab Lingga Upayakan Program Inovasi Desa Berdampak Pada Masyarakat
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 14 Mei 2019 14:18 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat koordinasi Tim Inovasi Kabupaten (TIK) 2019 pada tanggal 1 Mei 2019 lalu.
Dalam rapat, Pemkab juga sekaligus melaksanakan sosialisasi Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) yang diikuti oleh seluruh pengurus TIK, perwakilan pengurus TPID dan Pendamping Desa se Kabupaten Lingga.
Kepala DPMD Lingga melalui Kasi Pendayagunaan TTG Perdesaan, Syamsua Deansyah mengatakan bahwa kegiatan rakor dan sosialisasi P2KTD bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan P2KTD kepada stakeholder terkait dalam mendukung pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) khususnya bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan dan bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur desa.
PID secara umum bertujuan untuk mendorong penggunaan dana desa yang lebih berkualitas, efektif dan efesien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa agar lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa.
"Jadi tujuan PID ini untuk mendorong dana desa agar bisa lebih dirasakan masyarakat dan desa dalam konteks peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa dan peningkatan kapasitas masyarakat desa," kata Syamsua kepada BATAMTODAY, Selasa (14/5/2019).
Disamping itu, pada rakor TIK yang mendukung PID tersebut turut menjelaskan pentingnya P2KTD dalam pelaksanaan UU Desa serta mempersiapkan penyusunan profil P2KTD dalam mendukung PID. Rakor ini sendiri dibuka oleh Bupati Lingga, Alias Wello.
Dalam kesempatannya, Awe sapaan akrab bupati mengatakan bahwa kegiatan inovasi sangat dibutuhkan di Kabupaten Lingga untuk mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program inovasi desa ini selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Lingga untuk selalu mensejahterakan masyarakat, dan harus selalu didorong, baik oleh pemerintah kabupaten, pemerintah desa, maupun seluruh lapisan masyarakat desa," kata dia.
Untuk itu, Awe mengharapkan kegiatan PID ini benar-benar dapat berjalan maksimal sehingga mencapai tujuan sesuai amanat UU desa.
"PID tujuan juga untuk menggali potensi yang ada dan dimaksimalkan dalam bentuk inovasi yang mampu berikan dampak positif. Dampak positif itu seperti peningkatan perekonomian masyarakat, infrastruktur sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang ada. Saya berharap ini bisa maksimal," ujarnya.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
