Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Penggiat Alam di Lingga Ajak Masyarakat dan Pemda Sukseskan Gerakan WCD 2018
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 6 Juli 2018 14:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Para penggiat alam di Kabupaten Lingga mengajak masyarakat dan pemerintah setempat turut serta berpartisipasi mensukseskan hari gotong royong sedunia atau World Cleanup Day (WCD) 2018 yang akan digelar pada 15 September mendatang.
WCD ini adalah gerakan yang diinisiasi oleh Let's Do It World (www.letsdoitworld.org), sebuah NGO dari Estonia tahun 2008. Saat ini juga sudah ada 150 negara bergabung dalam gerakan Lets Do It itu termasuk Indonesia yang telah mendaftarkan diri pada tahun 2014 lalu.
"WCD diinisiasi untuk melibatkan 380 juta penduduk atau sekitar 5 persen populasi dunia dalam kegiatan bersih-bersih serentak pada 15 September 2018. Di Indonesia berarti akan melibatkan penduduk Indonesia sekitar 13 juta penduduk yang tersebar di 34 provinsi untuk bersih-bersih serentak 1 hari. Nah makanya kita ajak masyarakat khususnya di Lingga ikut akan hal ini agar lingkungan bersih tercipta," kata Mauran Tarqi, salah seorang penggiat alam di Lingga yang sudah tergabung dalam volunteer WCD 2018 di Provinsi Kepri dan khususnya Kabupaten Lingga.
Tidak hanya masyarakat, Mauran juga mengajak Pemerintah Daerah turut andil. Apalagi daerah sedang galaknya menciptakan wilayah bersih untuk meraih predikat Adipura dari Kementerian.
Karena menurut dia ajakan yang disampaikan itu baik. Sebab WCD sendiri pun sifatnya tidak memaksa. Hanya memberikan kesadaran dalam mencintai kebersihan di lingkungan sekitar.
"Daerah juga perlu andil, ini bisa dimanfaatkan agar wilayah di Kabupaten Lingga bersih dari sampah. Kemudian disamping cleanup, kita juga melakukan yang namanya Trash Mapping (pemetaan sampah) di semua daerah di Indonesia termasuk Lingga menggunakan aplikasi World Cleanup Day yang bisa didownload di Play Store dan App store di gadget," kata dia.
Untuk di Lingga sendiri dikatakan Mauran sudah ada sejumlah komunitas, organisasi dan penggiat alam yang sudah menyatakan diri ikut dalam gerakan Cleanup Day 2018. Tinggal Pemerintah Daerah saja yang belum.
Dalam waktu dekat, katanya, dia akan mencoba untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan semua kalangan terkait hal itu.
"Ini tujuannya baik, memberikan kesadaran bahwa kita harus cinta lingkungan. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan WCD ini bisa menghubungi langsung Volunteer Cordinator, bernama Riani di nomor telepon 081261053408," ujar Mauran.
Untuk diketahui juga, Provinsi Kepri pada tahun ini akan ikut berpartisipasi dalam gerakan World Cleanup Day 2018. Ini sendiri disampaikan oleh Sekretaris WCD Provinsi Kepri, Reland Yude. Dalam artian kata 7 Kabupaten/Kota di Kepri ikut mensuskeskan gerakan ini.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
