Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Pentingnya Promosi Pariwisata untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Bintan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 2 Januari 2026 16:08 WIB
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata RI, Dedi Ahmad Kurnia menghadiri acara Pesta Gonggong di Bintan. (Foto: Harjo)
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata RI, Dedi Ahmad Kurnia menghadiri acara Pesta Gonggong di Bintan. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata RI, Dedi Ahmad Kurnia mengatakan pentingnya memaksimalkan peran media sosial untuk mempromosikan event pariwisata di Kabupaten Bintan.

Sejumlah destinasi yang ada di Bintan, dinilai sudah sangat bervariasi dan menarik, namum masih perlu peningkatan dari sisi informasi serta narasi yang berisi edukasi atau ilmu pengatahuan baru bagi wisatawan.

"Destinasi wisata yang ada di Bintan, namun wisatawan akan lebih tertarik, apabila ada informasi berupa narasi yang menambah pengetahuan baru, yang membuat wisatawan lebih tertarik," ujar Dedi dalam acara Pesta Gonggong, di Gurun Telaga Biru Desa Busung Bintan, Kamis (1/1/2026).

Dikatakan untuk sejumlah titik destinasi yang ada di Bintan sudah sangat menarik, baik dari sisi infrastruktur, seni budaya hingga kulinernya. Namun, hal tersebut bisa lebih dimaksimalkan, apabila semakin banyak konten atau pun narasi yang ditampilkan, berupa informasi yang berisi pengetahuan baru bagi wisatawan.

"Saya sendiri mengetahui, seperti pesta gongong setelah datang ke sini. Artinya, kalau wisatawan belum pernah datang, belum mendapatkan informasi lengkap. Maknanya kalau informasi yang disampaikan melalui berbagai media sosial atau kanal lainnya jelas. Maka wisatawan akan semakin tertarik untuk datang," paparnya.

Dia menyarankan, untuk mempromosikan destinasi wisata di Kepri, baik pengelola atau pemerintah daerah melakukan pola yang lebih profesional. Serta ketertarikan wisatawan yang datang untuk mengetahui informasi yang berisi pengetahuan baru.

"Contoh dalam memproses gonggong sebelum bisa dinikmati atau dihidangkan. Seperti mulai dari proses penangkapan atau pencariannya, hal seperti ini jelas selain lebih menantang, wisatawan yang datang akan mendapatkan sesuatu yang baru," imbuhnya.

Karena kata Dedi Ahmad Kurnia, keseriusan pengelola wisata dan pemerintah daerah di Kepri, memang sudah berjalan. Hal tersebut seperti mulai dari penyambutan, menampilkan berbagai seni dan budaya hingga menyajikan kuliner khas daerah, adalah sebuah bentuk penghargaan terhadap para tamu atau wisatawan.

Apalagi destinasi wisata yang ada di Kepri, masuk dalam daftar tujuan wisata peringkat ketiga di Indonesia, di bawah Bali dan Jakarta. Sehingga harus benar-benar dikemas sedemikian rupa, selain memberikan nilai yang positif juga menambah beragam pengetahun baru.

Karena sebelum wisatawan datang berkunjung, pastinya akan mencari dan memggali informasi sebelum menentukan tujuan kunjungannya. Sehingga rujukan dari berbegai sisi informasi termasuk.digital sangat penting bagi wisatawan.

" Apalagi saat ini, kita hidup di antara dua informasi yakni langsung dan digital. Sehingga, peran serta media, seperti media sosial yang bersifat digital juga harus dimaksimal," harapnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan