Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Percepat Pembangunan Pertanian, Pemkab Lingga Gandeng Balitbang Kementan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 14 Maret 2019 09:40 WIB
BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Pemerintah Kabupaten Lingga berencana menjalin kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian, Kementrian Pertanian (Kementan) RI di sektor pertanian. Rencana ini nantinya dituangkan dalam MoU yang akan diteken dalam waktu dekat ini.
Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan, rencana kerjasama tersebut demi mempercepat proses pembangunan bidang pertanian yang saat ini tengah menjadi fokus program pemerintahannya, sekaligus sejalan dengan hasil pembicaraan dirinya bersama Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil di Tanjungpinang, Jumat (8/3/2019) kemarin.
"Jadi dalam MoU ini nanti akan diprioritaskan pada penelitian dan pengkajian Pulau Bakung sebagai Pulau Karantina dengan konsep Integrated Farming, yaitu mengkombinasikan antara peternakan, pertanian dan perkebunan yang menghasilkan output produk berorientasi ekspor," ujarnya
Sementara untuk ruang lingkup pelaksanaan dalam MoU itu, dijelaskan Awe meliputi pendampingan dan penerapan teknologi pertanian Badan Penelitiaan dan Pengembangan Pertanian.
Kemudian penelitian dan pengembangan komoditas pertanian yang berlandaskan kepada kearifan lokal Kabupaten Lingga. Diseminasi hasil penelitian dan pengkajian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pemanfaatan potensi dan kemampuan daerah baik SDA maupun SDM pertanian untuk pembangunan pertanian, serta pemetaan sumber daya lahan dan pertanian di Kabupaten Lingga.
“Intinya tugas Balitbang Pertanian lebih concern ke kajian dan menganalisis cost and benefit-nya. Termasuk memastikan tanaman hortikultura dan perkebunan yang cocok di Pulau Bakung sesuai dengan data dan peta Agroekologi yang sudah dimiliki oleh Balitbang Pertanian,” terangnya
Ia juga menambahkan, terkait pengembangan pulau karantina sapi, Bea Cukai menawarkan sebuah konsep kepada Pemkab Lingga.
“Informasi terakhir, Bea Cukai menawarkan konsep kawasan berikat atau pusat logistik berikat di pulau karantina. Nantinya hal ini adalah untuk memudahkan proses pemasukan sapi impor dan ekspor produk olahan tersebut," sebutnya.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
