Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Peringati Hakordia 2025, Ketua OJK: Integritas Jadi Fondasi Kemajuan Ekonomi Nasional
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Rabu, 10 Desember 2025 08:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan nasional berjalan seiring dengan integritas.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sejauh mana komitmen menjaga akuntabilitas dalam setiap langkah pembangunan.
Dalam sambutannya pada peringatan Hakordia di Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/12/2025), Mahendra menilai tema besar "Simfoni Integritas, Kolaborasi Inovasi dan Ekspresi Cegah Korupsi" merupakan penegasan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk memperkuat budaya anti-korupsi di sektor publik maupun dunia usaha.
Ia menyatakan sektor jasa keuangan perlu terus menjadi jangkar stabilitas perekonomian nasional, salah satunya dengan memastikan integritas tetap menjadi nilai utama sebagaimana diwujudkan melalui visi Asta Cita. Nilai tersebut, kata Mahendra, menopang akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme lembaga keuangan.
Mahendra menjelaskan bahwa OJK telah memperkuat agenda integritas melalui tiga fokus utama. Pertama, peningkatan pengawasan berbasis risiko dan data dengan memanfaatkan sup-tech dan reg-tech, penguatan early warning system, serta integrasi data lintas sektor untuk mendeteksi potensi fraud secara lebih cepat dan akurat.
Kedua, penegakan tata kelola dan market conduct yang lebih kuat melalui peningkatan pengawasan terhadap perilaku usaha serta tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran integritas, sejalan dengan implementasi POJK 12/2024. Ketiga, pembangunan budaya integritas internal melalui transformasi One OJK, zona integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan whistleblowing system, serta pembinaan kompetensi secara berkelanjutan.
Acara talkshow Hakordia 2025 yang digelar secara hybrid diikuti lebih dari 4.000 peserta dari industri jasa keuangan, insan OJK, pemerintah daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat sebagai prasyarat efektivitas pencegahan korupsi. Menurutnya, integritas harus dijaga melalui sinergi lintas lembaga dan komitmen yang berkesinambungan.
Sophia menuturkan bahwa OJK telah menerapkan standar sistem manajemen anti-penyuapan melalui sertifikasi SNI ISO 37001:2016 serta menguatkan kebijakan tata kelola untuk mencegah fraud di sektor jasa keuangan.
Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan OJK dirancang untuk memastikan lembaga jasa keuangan tetap sehat, melindungi dana masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik.
Talkshow menghadirkan dua narasumber inspiratif: Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, serta sutradara dan penulis skenario Rahabi Mandra. Hadir pula jajaran Kementerian, Forkopimda DIY, akademisi, serta pimpinan industri jasa keuangan.
Sebagai bagian dari kegiatan Hakordia, OJK juga mengumumkan pemenang Integrity Fest 2025 yang diberikan kepada kantor OJK, kepala satuan kerja, dan pegawai OJK yang dinilai berhasil menerapkan budaya integritas melalui LHKPN, Pakta Integritas, Deklarasi Gratifikasi, dan Deklarasi Benturan Kepentingan. Selain itu, OJK mengumumkan 39 pegawai yang lulus sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) dan 51 pegawai bersertifikat Penyuluh Anti-Korupsi (PAKSI) hasil kerja sama dengan KPK.
Rangkaian Hakordia 2025 juga meliputi Integrity Expo di Benteng Vredeburg Fort Museum pada 6-9 Desember serta Hakordia Run 2025 pada 7 Desember di lokasi yang sama.
Melalui peringatan Hakordia 2025, OJK dan KPK mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat ekosistem keuangan yang bersih, kredibel, dan berdaya saing sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
