Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

PGRI Lingga Ajukan Sejumlah Rekomendasi ke Bupati dan DPRD

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 27 November 2018 14:40 WIB
Bupati Lingga, Alias Wello menerima sejumlah rekomendasi dari PGRI. (Foto: Bayu)
Bupati Lingga, Alias Wello menerima sejumlah rekomendasi dari PGRI. (Foto: Bayu)

BATAMTODAY.COM, Dabosingkep - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lingga mengajukan sejumlah rekomendasi ke Bupati, Alias Wello dan DPRD saat memperingati hari jadinya yang ke-73 di lapangan Merdeka, Dabosingkep, Senin (26/11/2018).

Adapun sejumlah rekomendasi yang disampaikan, Pertama, rekomendasi mengenai peningkatan insentif atau penghasilan tambahan bagi guru honor komite sekolah yang setara dengan tunjangan daerah. PGRI meminta agar guru honorer, komite dan penjaga sekolah yang telah memenuhi persyaratan segera diangkat menjadi PPPK, GTT dan PTT.

Kedua, PGRI meminta penambahan tunjangan khusus bagi guru yang bertugas di daerah sulit (terpencil) serta permintaan kaji ulang besaran tunjangan kinerja (TPP/Tukin) berdasarkan jarak tempuh. Ini disebabkan karena sebagian besar wilayah Kabupaten Lingga berupa perairan yang membutuhkan ongkos tidak kecil.

PGRI juga meminta komitmen pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan untuk peningkatan alokasi dana pendidikan 20 persen, di luar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) . Selain itu, meminta perbaikan dan penyempurnaan sarana dan prasarana belajar.

Menurut Ketua PGRI Lingga, Darwis sejumlah rekomendasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, kesejahteraan guru dan hasil kesepatakan kualitas dari organisasi PGRI.

"Jadi tidak hanya Bupati dan DPRD, rekomendasi sekaligus ditujukan secara bersamaan kepada Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan (Disdik) Lingga," katanya.

Disamping itu, kurangnya tenaga guru di Lingga kata Darwis juga menjadi poin yang diajukan oleh PGRI. Darwis menyoroti kekurangan banyak terjadi di sejumlah sekolah, terutama di wilayah pulau kecil.

Dia berharap Disdik melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pengajar, sesuai dengan kebutuhan dengan melibatkan kepala sekolah. Terakhir PGRI meminta pembangunan gedung untuk sekretariatnya.

Menanggapi rekomendasi ini, Bupati Alias Wello mengatakan akan berupaya mengawal dan merealisasikannya. Wello juga meminta Kadisdik Lingga untuk menangani keluhan para guru, terutama yang skala kecil.

"Kita akan tampung dulu, untuk dana PGRI tahun ini sudah naik yang dulunya seratus juta, tahun ini menjadi tiga ratus juta ke depan kita lihat dulu program-programnya," ujarnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan