Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

PLN Karimun Lakukan Penguatan Sistem Kelistrikan Lewat Pemeliharaan Pembangkit

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Kamis, 12 Februari 2026 20:08 WIB
PLN sedang melakukan pemeliharaan mesin di PLTU unit 2. (Istimewa)
PLN sedang melakukan pemeliharaan mesin di PLTU unit 2. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - PLN terus memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Karimun melalui pelaksanaan pemeliharaan PLTU Unit 2 yang berlangsung selama 20 hari, terhitung sejak 3 Februari 2026 hingga 22 Februari 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan serta memastikan kualitas layanan kepada masyarakat tetap optimal.

Selama periode 3 Februari hingga 9 Februari 2026, sistem kelistrikan Karimun tetap terjaga karena masih didukung oleh pembangkit yang tersedia. Namun, pada Rabu sore (11/2/2026), terjadi kendala operasional pada tiga unit pembangkit PLTD Bukit Carok yang berdampak pada kecukupan daya pembangkit di sistem Karimun.

Sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan, PLN segera melakukan percepatan perbaikan unit pembangkit serta menerapkan manajemen daya pada periode beban puncak malam hari, yaitu pukul 17.30 hingga 21.00 WIB.
Petugas PLN terus bekerja secara optimal untuk mengakselerasi penyelesaian pemeliharaan PLTU Unit 2 sekaligus melakukan pemulihan pada unit pembangkit yang mengalami kendala.

"Dari tiga unit PLTD yang terdampak, saat ini satu unit telah berhasil dipulihkan dan mulai beroperasi meskipun belum pada kondisi optimal," Kata Manager PLN Karimun, Ahmad Subhan Hadi dalam rilisnya, Kamis (12/2/2026).

Selain langkah jangka pendek tersebut, PLN juga menyiapkan rencana penambahan pembangkit pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem kelistrikan jangka panjang guna menjaga keandalan pasokan listrik di Karimun.

Manager PLN Karimun, Ahmad Subhan Hadi menyampaikan bahwa peningkatan beban listrik beberapa hari terakhir turut dipengaruhi kondisi cuaca panas di wilayah Karimun.

"Dalam beberapa hari terakhir, beban puncak meningkat dari kisaran normal 30-31 MW menjadi 33-35 MW. Sejalan dengan adanya kendala operasional pada beberapa unit pembangkit, PLN melakukan manajemen daya pada periode beban puncak sebagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan," jelasnya.

Ahmad Subhan Hadi menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan seluruh upaya percepatan pemulihan terus kami lakukan.

PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat melalui penguatan sistem dan peningkatan keandalan infrastruktur kelistrikan secara berkelanjutan.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.