Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
PLN Padam 10 Jam, Ratusan Kilo Udang Tambak di Lingga Timur Mati Mendadak
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Rabu, 19 Februari 2020 08:16 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Ratusan kilo udang tambak di Desa Kudung dan Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, mati mendadak, Senin (17/2/2020). Diduga karena tidak cukup mendapat serapan oksigen.
Menurut Ketua Pengelola Tambak, Suwandi, matinya udang disebabkan suplai oksigen dari kincir yang digunakan mati akibat listrik PLN padam lebih kurang 10 jam. Akhirnya udang itu dipanen mendadak meski belum cukup umur.
"Kami hanya bisa pasrah ketika ratusan udang bertebaran tak bernyawa di dalam tambak," ujarnya kepada media, Selasa (18/2/2020).
Ia mengaku bahwa belakangan ini memang sering terjadi listrik PLN padam secara mendadak. Sehingga kincirpun ikut mati dan tak berputar.
Selain itu faktor lain dapat dilihat karena keterbatasan kemampuan anggaran dalam pembiayaan tambak, sehingga belum bisa memiliki sumber listrik cadangan yang memadai selain PLN.
"Kami sudah punya sumber cadangan, hanya belum bisa bertahan selama 10 jam," terangnya
Tambak yang diketahui merupakan program dari dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Lingga ini diperkirakan akan panen dalam kurun waktu satu setengah bulan lagi akhirnya terancam panen normal.
Karena mati, udang-udang yang diperkirakan berumur satu bulan lebih di panen prematur dan dijual secara masal kepada warga setempat dengan harga separuh dari harga biasa. Perkilogramnya dapat dibandrol dengan harga kisaran dari Rp30 ribu hingga Rp 35 ribu.
Wargapun tampak berbondong-bondong membeli dan sebagian lagi dibagikan kepada masyarakat.
Camat Lingga Timur, Abang Syafril yang turun langsung ke lokasi tambak menyayangkan kejadian ini. Terlebih kepada pelayanan PLN yang mati terlalu lama sehingga menyebabkan kerugian kepada masyarakat.
"Kalau sudah begini yang rugi kan masyarakat, tidak mudah mengelola tambak ini apalagi semua dilakukan secara swadaya oleh seluruh anggota kelompok," ungkap camat yang baru menjabat awal Januari lalu.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
