Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Polresta Tanjungpinang Gelar Panen Raya Jagung di Kampung Banjar
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 5 Juni 2025 14:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Polresta Tanjungpinang menggelar panen raya jagung serentak kuartal II di lahan pertanian Kampung Banjar, Km 15, Tanjungpinang Timur, Kamis (5/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan sektor pangan lokal.
Panen dilakukan di atas lahan seluas dua hektare yang dikelola bersama antara Kepolisian dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengapresiasi keterlibatan Polresta dan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayahnya.
"Kami sangat menghargai inisiatif Polresta Tanjungpinang dan Forkopimda yang telah memanfaatkan lahan tidur menjadi sumber produksi pangan. Ini bukti sinergi antarlembaga untuk kepentingan masyarakat," ujar Lis Darmansyah, saat menghadiri panen raya.
Lebih lanjut, Lis mengungkapkan Pemko Tanjungpinang tengah mengajukan permohonan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memanfaatkan lebih dari 1.600 hektare lahan berstatus hak guna bangunan (HGB) dan hak guna usaha (HGU) yang tidak produktif. Lahan tersebut direncanakan akan dioptimalkan untuk pengembangan pertanian dan industri pangan.
Sementara itu, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, menjelaskan program panen jagung merupakan bagian dari strategi Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung ketersediaan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pertanian produktif. Secara keseluruhan, Polresta telah menanami jagung di lahan seluas delapan hektare yang tersebar di beberapa titik dengan jadwal panen yang disesuaikan.
"Kami bertindak sebagai fasilitator, memastikan proses produksi pertanian berjalan baik. Panen kali ini adalah hasil kerja sama konkret antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat," ungkap Kapolresta.
Ia menambahkan keberlanjutan program ini sangat bergantung pada dukungan dari pemerintah daerah, termasuk penyediaan bibit unggul, pupuk, dan alat pertanian. "Kami berharap pemerintah terus mendukung dari sisi sarana dan prasarana agar program ini berkelanjutan dan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tambah Kombes Pol Hamam.
Melalui kolaborasi lintas sektor, program ketahanan pangan ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan daerah, serta menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Indonesia.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
