Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Posko Nataru Hang Nadim Batam Resmi Ditutup, Trafik Penumpang Tumbuh 5 Persen

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 5 Januari 2026 10:28 WIB
Penutupan Posko Nataru Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Direktur Operasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Anton Marthalius, menyampaikan bahwa pelaksanaan posko secara umum berjalan aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. (Foto: Aldy/BTD)
Penutupan Posko Nataru Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Direktur Operasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Anton Marthalius, menyampaikan bahwa pelaksanaan posko secara umum berjalan aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. (Foto: Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Aktivitas penumpang dan penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mengalami peningkatan. Selama 19 hari operasional posko, bandara tersebut melayani 244.339 penumpang dengan total 1.716 pergerakan pesawat.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 5 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Capaian itu disampaikan dalam kegiatan penutupan Posko Angkutan Nataru yang digelar di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (5/1/2026).

Posko Nataru sendiri beroperasi sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan fokus utama pada pengamanan, keselamatan penerbangan, serta kelancaran pelayanan bagi pengguna jasa bandara.

Direktur Operasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Anton Marthalius, menyampaikan bahwa pelaksanaan posko secara umum berjalan aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

"Selama 19 hari pelaksanaan posko, tidak ada insiden signifikan, baik pengalihan penerbangan maupun kejadian lainnya. Hal ini berkat kerja sama seluruh stakeholder," ujar Anton usai penutupan posko.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari maskapai penerbangan, ground handling, CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, hingga dukungan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur panjang.

Berdasarkan data operasional, selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan sekitar 7 persen dibandingkan NATARU 2024, dengan total 1.716 penerbangan.

Anton menjelaskan, lonjakan trafik terjadi pada dua periode puncak. Arus keberangkatan tertinggi tercatat pada 24 Desember 2025 dengan 15.743 penumpang dan 103 pergerakan pesawat. Sementara puncak arus balik terjadi pada 3 Januari 2026 dengan 18.033 penumpang dan 109 pergerakan pesawat.

"Selama NATARU terdapat dua puncak pergerakan penumpang, yaitu pada 24 Desember dan 3 Januari," katanya.

Untuk mengakomodasi peningkatan permintaan, Bandara Hang Nadim melayani 113 penerbangan tambahan dari total 157 pengajuan extra flight yang diajukan maskapai. Namun, tidak seluruh pengajuan tersebut direalisasikan karena mempertimbangkan tingkat keterisian penumpang dan persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Dari sisi rute, penerbangan tujuan Jakarta (Soekarno-Hatta) menjadi yang paling padat dengan sekitar 35 ribu penumpang. Disusul Kuala Namu sekitar 20 ribu penumpang, Pekanbaru 16 ribu penumpang, Surabaya 8.700 penumpang, Palembang 8.400 penumpang, dan Padang 7.700 penumpang.

Kontribusi penumpang terbesar berasal dari Lion Air Group dengan pangsa 39 persen, diikuti Citilink 24 persen, Super Air Jet 20 persen, Garuda Indonesia 6 persen, dan Batik Air sekitar 5 persen. Rata-rata tingkat keterisian penumpang (load factor) selama NATARU tercatat 78 persen, sejalan dengan rata-rata nasional.

Anton juga memastikan kondisi cuaca selama periode NATARU relatif aman. Koordinasi dengan BMKG menunjukkan tidak adanya cuaca ekstrem yang berdampak pada operasional penerbangan, sehingga tidak terjadi pengalihan penerbangan.

Terkait pelayanan, ia menyebut tidak ada laporan insiden khusus. Beberapa keluhan terkait keterlambatan penerbangan sempat terjadi, namun masih dalam batas operasional normal dan dapat ditangani sesuai prosedur.

"Keluhan yang masuk umumnya terkait delay, dan semuanya dapat ditangani melalui mekanisme delay management yang berlaku," jelasnya.

Dengan berakhirnya masa libur NATARU, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam diperkirakan akan kembali normal secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

"Secara keseluruhan, Posko NATARU 2025–2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi modal penting untuk peningkatan pelayanan ke depannya," tutup Anton.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan