Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Presiden Prabowo Rampungkan Lawatan ke 4 Negara, Catatkan Nilai Investasi Triliunan Rupiah

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 29 September 2025 09:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto, merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri sejak 19 September 2025. (Setkab)
Presiden Prabowo Subianto, merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri sejak 19 September 2025. (Setkab)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri sejak 19 September 2025 dengan agenda utama menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan dalam enam hari, Presiden mengunjungi empat negara dengan capaian strategis di masing-masing lawatan. "Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah selesai melaksanakan rangkaian kunjungan luar negeri dengan agenda utama Sidang Umum PBB ke-80. Dalam enam hari ini beliau mengunjungi empat negara," kata Teddy dalam keterangannya yang disiarkan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet, Sabtu (27/9/2025).

Negara pertama yang dikunjungi adalah Jepang, di mana Presiden Prabowo meninjau Paviliun Indonesia pada Expo Osaka 2025. Berdasarkan laporan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dari ajang lima tahunan itu tercatat komitmen investasi sebesar USD 23,8 miliar atau sekitar Rp 380 triliun.

Di Amerika Serikat, Presiden Prabowo mendapat kehormatan menyampaikan pidato pada urutan ketiga Sidang Umum PBB setelah Brasil dan Amerika Serikat. Pidato tersebut, menurut Teddy, menuai apresiasi dari sejumlah pemimpin dunia.

"Berani, tegas, konkret. Ada Presiden Amerika Serikat, Perdana Menteri Kanada, Raja Belanda, bahkan Presiden Macron langsung menelpon menyampaikan kebanggaannya atas pidato Bapak Presiden," ujarnya.

Selain itu, Presiden juga bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino yang menyatakan dukungan bagi pengembangan akademi sepak bola muda Indonesia. "Dalam waktu dekat Timnas Indonesia akan tampil di kualifikasi keempat Piala Dunia. Tidak mudah, tapi bukan mustahil untuk lolos. Kita berharap pertandingan berjalan sesuai rencana dan netral," tambah Teddy.

Lawatan singkat di Kanada menghasilkan kesepakatan penting, yakni penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA). Perjanjian tersebut membuka akses besar bagi produk Indonesia. "Intinya, 90,5 persen tarif produk Indonesia akan dihapus oleh Kanada. Itu sangat positif bagi perdagangan Indonesia," ujar Teddy.

Perjalanan ditutup dengan kunjungan ke Belanda, di mana Presiden Prabowo diterima Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima di Istana Huis ten Bosch. Pertemuan ini memperkuat hubungan bilateral, termasuk kesepakatan Belanda mengembalikan sekitar 30 ribu artefak, fosil, dan dokumen bersejarah milik Indonesia.

"Alhamdulillah, Raja Belanda sudah menyepakati pengembalian sekitar 30 ribu benda bersejarah milik Indonesia. Prosesnya sudah lama berjalan, dan insyaAllah segera dikembalikan," tutur Teddy.

Dengan selesainya lawatan ini, pemerintah menilai kunjungan Presiden Prabowo berhasil memperkuat posisi Indonesia di panggung dunia, baik dalam diplomasi politik, kerja sama ekonomi, maupun pemajuan kebudayaan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan