Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

PT TIMAH Salurkan Bantuan Bioflok dan Bibit Nila, Dorong Budidaya Ikan di Kundur Barat

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 7 Januari 2026 14:48 WIB
PT TIMAH Tbk menyalurkan bantuan instalasi bioflok dan bibit ikan nila kepada Kelompok Perigi Tempayan 2 di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (7/1/2026). (Foto: Istimewa)
PT TIMAH Tbk menyalurkan bantuan instalasi bioflok dan bibit ikan nila kepada Kelompok Perigi Tempayan 2 di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (7/1/2026). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - PT TIMAH Tbk menyalurkan bantuan sarana budidaya perikanan berupa instalasi bioflok dan bibit ikan nila kepada Kelompok Perigi Tempayan 2 di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (7/1/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendukung pengembangan usaha produktif masyarakat desa.

Kelompok Perigi Tempayan 2 yang telah berdiri selama sepuluh tahun dan beranggotakan 10 orang ini bergerak di bidang peternakan ikan dan sapi. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok tersebut fokus mengembangkan budidaya ikan nila dengan memanfaatkan sistem bioflok sebagai teknologi budidaya yang lebih efisien.

Ketua Kelompok Perigi Tempayan 2, Azmi, mengatakan bantuan bioflok dari PT TIMAH Tbk sangat membantu kelompoknya dalam meningkatkan efisiensi produksi. Menurutnya, teknologi bioflok memungkinkan pemanfaatan pakan secara optimal sehingga mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil panen.

"Dengan sistem bioflok, biaya pakan bisa ditekan karena pemanfaatannya lebih maksimal. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan produktivitas budidaya ikan nila," ujar Azmi.

Ia juga mengapresiasi perhatian dan dukungan PT TIMAH Tbk yang dinilai memberikan manfaat besar bagi keberlangsungan usaha kelompok. Bantuan tersebut membuka peluang sumber penghasilan baru bagi para anggota.

"Alhamdulillah, kami tidak menyangka mendapatkan bantuan ini. Setidaknya sekarang kelompok memiliki kegiatan produktif dan tambahan sumber ekonomi. Harapannya, hasil panen nanti bisa dipasarkan dan membantu perekonomian masyarakat," kata Azmi.

Ke depan, Azmi berharap program budidaya ikan berbasis bioflok ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan dikembangkan dalam skala yang lebih luas. Ia juga menilai keberhasilan program ini dapat menjadi dasar untuk mengajukan pengembangan usaha lainnya.

Sementara itu, PT TIMAH Tbk berharap bantuan tersebut dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa serta mendukung pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan