Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Puspenerbal Latih Awak Pesawat Hadapi Situasi Darurat Laut dan Udara

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Sabtu, 9 Agustus 2025 15:28 WIB
Latihan Operasi Search and Rescue (SAR) serta Sea and Jungle Survival bagi awak pesawat udara tahun 2025 di Lanudal Tanjungpinang dan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan Komando Armada (Koarmada) I, Sabtu (9/8/2025). (Istimewa)
Latihan Operasi Search and Rescue (SAR) serta Sea and Jungle Survival bagi awak pesawat udara tahun 2025 di Lanudal Tanjungpinang dan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan Komando Armada (Koarmada) I, Sabtu (9/8/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) menggelar Latihan Operasi Search and Rescue (SAR) serta Sea and Jungle Survival bagi awak pesawat udara tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Lanudal Tanjungpinang dan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan Komando Armada (Koarmada) I, Sabtu (9/8/2025).

Wakil Komandan Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Catur Nur Ardintoro, mengatakan latihan ini bertujuan membina kemampuan personel penerbangan, khususnya awak pesawat, agar mampu mengatasi berbagai tantangan dan keadaan darurat, baik di laut maupun di udara.

"Setiap prajurit harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Materi latihan mencakup penanganan keadaan darurat, kemampuan bertahan hidup, hingga keluar dari situasi berbahaya," ujarnya.

Latihan Sea and Jungle Survival digelar rutin setiap tahun dengan sistem bergilir di tiga satuan Puspenerbal, yakni Wing Udara 1 Tanjungpinang, Wing Udara 2 Surabaya, dan Wing Udara 3 Biak.

Untuk tahun ini, di Tanjungpinang, latihan manuver lapangan dipusatkan di kawasan Tugu Sirih, Tepi Laut, dengan skenario meliputi perang-perangan, dropping logistik dari pesawat, helikopter mengevakuasi personel dari laut ke Tugu Sirih, serta fly past tiga pesawat.

Selain itu, latihan juga dilakukan di Kabupaten Bintan, tepatnya di Gunung Bintan (Daerah Irigasi Bintan Buyu dan Lapangan Bola), dengan skenario dropping logistik menggunakan helikopter, pengamanan personel oleh dua helikopter, dan pendaratan satu helikopter di lapangan.

Kolonel Catur berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan, ketanggapan, dan kesiapsiagaan prajurit Puspenerbal. "Dengan latihan ini, kami menunjukkan komitmen untuk memastikan personel memiliki kemampuan optimal dalam menghadapi berbagai situasi darurat," tegasnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan