Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Qantas Airways Tak Lagi Sediakan Menu Berbahan Babi
Oleh: Admin • Dibaca: 74 kali
Senin, 8 April 2013 00:00 WIB
SYDNEY, batamtoday - Maskapai penerbangan Qantas Airways kini membatasi
pilihan menunya. Menu berbahan daging babi kini telah dihapus dari
daftar menu. Selama perjalanan, penumpang dari kelas eksekutif, bisnis
dan ekonomi akan disajikan menu halal bebas daging babi dan alkohol.
Kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk kesepakatan Qantas Airways dengan maskapai asal Timur Tengah, Emirates Airline. Kerjasama tersebut membuat maskapai asal Australia ini menghapuskan menu berbahan babi, khusus untuk penerbangan dari dan menuju benua Eropa melalui Dubai.
Penghapusan bahan daging babi dan alkohol pada makanan tak akan banyak mempengaruhi rasa dan kualitas makanan. "Menu di Qantas mengikuti aspek budaya pada rute internasional yang kita tuju," kata juru bicara Qantas, seperti dimuat dalam Daily Telegraph baru -baru ini.
Emirates Airline memang diketahui menyajikan menu yang terjamin kehalalannya. In-flight menu non babi dan alkohol juga diberlakukan untuk penerbangan ke Jakarta, yang jumlah masyarakat muslimnya tinggi.
Perubahan menu di Qantas Airline menuai beragam reaksi dari masyarakat. Bahkan maskapai ini dianggap rasis, karena hanya menyajikan makanan sesuai ketentuan umat muslim saja. Namun menurut kepala juru masak, Neil Perry dalam News Australia (6/4/2013), perubahan menu justru menandakan keragaman budaya dan latar belakang masyarakat yang ada di Australia.
Sumber: food.detik.com
Kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk kesepakatan Qantas Airways dengan maskapai asal Timur Tengah, Emirates Airline. Kerjasama tersebut membuat maskapai asal Australia ini menghapuskan menu berbahan babi, khusus untuk penerbangan dari dan menuju benua Eropa melalui Dubai.
Penghapusan bahan daging babi dan alkohol pada makanan tak akan banyak mempengaruhi rasa dan kualitas makanan. "Menu di Qantas mengikuti aspek budaya pada rute internasional yang kita tuju," kata juru bicara Qantas, seperti dimuat dalam Daily Telegraph baru -baru ini.
Emirates Airline memang diketahui menyajikan menu yang terjamin kehalalannya. In-flight menu non babi dan alkohol juga diberlakukan untuk penerbangan ke Jakarta, yang jumlah masyarakat muslimnya tinggi.
Perubahan menu di Qantas Airline menuai beragam reaksi dari masyarakat. Bahkan maskapai ini dianggap rasis, karena hanya menyajikan makanan sesuai ketentuan umat muslim saja. Namun menurut kepala juru masak, Neil Perry dalam News Australia (6/4/2013), perubahan menu justru menandakan keragaman budaya dan latar belakang masyarakat yang ada di Australia.
Sumber: food.detik.com
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
