Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Satu Kru KM Jokowi yang Jatuh ke Laut Berhasil Diselamatkan di Perairan Berakit

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Sabtu, 31 Mei 2025 09:28 WIB
 ABK KM Jokowi berhasil diselamatakan di perairan Berakit (Foto: Harjo)
ABK KM Jokowi berhasil diselamatakan di perairan Berakit (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan-Muslimin (38) seorang kru kapal ikan KM Jokowi asal Pulau Moro, berhasil diselamatkan setelah terombang ambing sekitar satu jam oleh perahu bubu, di perairan Berakit Bintan, Jumat (30/5/2025).

Kepala Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban, Sugeng Riyono melalui Ka Ops Alfaizul, Sabtu (31/5/2025) menyampaikan, korban yang jatuh awalnya tidak diketahui oleh rekannya di KM Jokowi,.

Kapten kapal dan rekannya baru menyadari korban tidak ada saat sudah tiba atay sandar di pelabuham Berakit Bintan.

"Menyadari hal.tersebut pihak KM Jokowi melapirkan kejadiaan tersebut kepada Tim SAR. Selanjut tim SAR langsung melakukan pencarian terhadap korban, hingga akhir korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat," ujarnya.

Dijelaskan, pengakuan dari korban sebelum terjatuh Jumat, sekitar jam 5 subuh. Mereka, kru KM Jokowi mengakat jangkar yang akan menuju ke Berakit termasuk korban dan beberapa ABK ikut dalam proses angkat jangkar.

Setelah angkat jangkar, korban seperti biasa naik ke deck atas kapal untuk membuka handphone.

Namun saat hendak naik di tangga, korban terpeleset dan terjatuh ke laut, sempat memanggil dab berteriak minta tolong.

Namun, semua rekannya diataskapal tidak ada yang melihat dan mendengarnya.

Korban menceritakan, setelah jatuh, korban kemudian mencoba berenang dan minta pertolongan. Sekitar jam 6 pagi korban diselamatkan oleh perahu bubu.

Karena tidak ada alat komunikasi, sehingga korban baru diterima infonya menjelang Magrib dan korban langsung dibawa ke Pos TNI AL di Berakit.

Dimana, setelah korban dan kapal nelayan KM Jokowi tiba dan sandar di dermaga Posal Berakit, selanjutnya korban dan seluruh kru kapal nelayan di introgasi.

Setelah itu mereka dipersilakan untuk istirahat. Kemudian sekitar beberapa jam kemudian, Kapal nelayan KM Jokowi dengan nahkoda Iwan Ardika Putra beserta seluruh kru dan korban bertolak kembali ke Pulau Moro.

Editor: Surya

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan