Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026 Diikuti 14.582 Peserta, Hanya 180 Siswa Lolos

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 12 Januari 2026 12:28 WIB
Proses seleksi penerimaan peserta didik baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk tahun ajaran 2026. (Humas Polri)
Proses seleksi penerimaan peserta didik baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk tahun ajaran 2026. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Proses seleksi penerimaan peserta didik baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk tahun ajaran 2026 berlangsung ketat dan kompetitif. Sebanyak 14.582 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).

Kegiatan seleksi tersebut digelar di Gedung Bhakti Dharma Waspada, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Jakarta, Minggu (11/1/2026). Dari total peserta yang mendaftar, panitia hanya akan memilih 180 siswa terbaik untuk menempuh pendidikan di sekolah berasrama yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Pada seleksi tahun ini, panitia menerapkan Nusantara Standar Test (NST) sebagai instrumen utama dalam penyaringan calon siswa. Metode tersebut dirancang untuk menilai kemampuan peserta secara komprehensif dan objektif.

Co-Founder Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia, Dirgayuza Setiawan, mengatakan bahwa NST mengukur empat aspek utama kompetensi peserta, yakni kemampuan logika, numerik, verbal, dan penguasaan bahasa asing. "Nusantara Standar Test dirancang untuk menguji kemampuan peserta secara menyeluruh, meliputi logika, numerik, verbal, dan bahasa asing," ujar Dirgayuza.

Ia menjelaskan, penerapan NST dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya fenomena inflasi nilai di tingkat SMP hingga SMA di sejumlah daerah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengaburkan kemampuan riil peserta didik, sehingga dibutuhkan sistem seleksi yang lebih akurat dan adil.

"Dengan standar tes ini, kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas sesuai kompetensi, bukan sekadar berdasarkan nilai rapor," jelasnya.

Dirgayuza menambahkan, melalui sistem seleksi tersebut, pihaknya berharap dapat menjaring peserta didik berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki potensi kepemimpinan dan berasal dari latar belakang yang beragam.

Pelaksanaan seleksi berlangsung secara ketat dan transparan dengan melibatkan 176 pengawas dari YPKBI. Ujian dibagi ke dalam dua sesi, yakni pagi dan siang, serta melalui tahapan persiapan, verifikasi identitas peserta, hingga pelaksanaan ujian tertulis.

Melalui penerapan sistem seleksi berbasis standar nasional ini, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan mampu melahirkan generasi muda unggul yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menjadi pilar pembangunan nasional dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.