Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Seorang ABK Kapal Jaring Karau Asal Karimun Dilaporkan Hilang di Perairan Pulau Rangsang Meranti

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 6 Januari 2026 20:08 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap ABK KM Makmur Jaya 89 dilaporkan hilang saat menangkap ikan di perairan Pulau Rangsang Meranti. (Istimewa)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap ABK KM Makmur Jaya 89 dilaporkan hilang saat menangkap ikan di perairan Pulau Rangsang Meranti. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Tim gabungan masih melakukan pencairan terhadap Rafa'i (38) ABK kapal jaring karau, KM Makmur Jaya 89 dilaporkan hilang saat menangkap ikan di perairan Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Minggu (4/1/2026). Diperkirakan Rafa'i terjatuh ke laut.

Kasat Polairud Polres Karimun, AKP Adi Suhendra membenarkan adanya seorang ABK KM Makmur Jaya 89 yang dilaporkan hilang saat kapal mencari ikan di perairan Pulau Rangsang, Minggu (4/1/2026).

"Tim gabungan juga sudah melakukan pencairan di sejumlah titik secara intensif terhadap korban namun hingga hari ini belum diketemukan juga," kata Kasat Polairud Polres Karimun, AKP Adi Suhendra, Selasa (6/1/2026).

Ia menyampaikan bahwa kejadian bermula saat KM Makmur Jaya 89 tengah mencari ikan pada titik koordinat 1 derajat 30.769' LU - 102 derajat 41.760' BT dan sekitar pukul 10.45 Wib rekan-rekan korban yang ada dj kapal jaring kurau tersebut tidak melihat keberadaan korban di atas kapal.

Dijelaskan, KM Makmur Jaya 89 berangkat dari Pelantar Baran 1 Meral pada hari Selasa (30/12/2025) untuk menangkap ikan. Setelah beberapa hari kapal berlayar, ABK kapal, termasuk korban, memulai memasang jaring kurau pada hari Mminggu (4/1/2026). Dan setelah istirahat sejenak, kemudian ABK kapal berkumpul kembali tetapi korban tidak terlihat lagi.

"Selanjutnya, Muslim --nakhoda kapal, meminta kepada seluruh ABK untuk bersama-sama mencari Rafa'i di sekitar kapal, namun tidak juga ditemukan. Kemudian nakhoda kapal melaporkan kepada pemilik kapal untuk menyampaikan kepada keluarga korban yang ada di Karimun atas kejadian tersebut," ungkapnya.

Sat Polairud Polres Karimun telah berkoordinasi dengan Basarnas Tanjung Balai Karimun dan Kantor SAR Bengkalis untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hingga pukul 17.00 WIB hari ini belum diketemukan dan rencananya pencarian akan dilakukan sampai tujuh hari ke depan.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan