Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Serikat Buruh Jangan Takut Hadapi Tantangan dan Beri Masukan ke Pemerintah

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 28 Juni 2019 12:16 WIB
Dirjen PHI-Jamsos Kemnaker, Hanyani Rumondang saat membuka kongres KSBSI ke-8 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019). (Ist)
Dirjen PHI-Jamsos Kemnaker, Hanyani Rumondang saat membuka kongres KSBSI ke-8 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019). (Ist)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kongres Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) ke-8 yang diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019), dihadiri Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial (Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan, Hayani Rumondang.

Dalam pembukaan kongres tersebut, Hayani menyampaikan pesan Menteri Tenaga Kerja, agar KSBSI terus semangat, bermotifasi, karena dalam perjalanannya KSBSI sudah memberikan kesan yang tidak terlupakan, sudah lama kenal dengan para pengurusnya atau peserta kongres yang hadir.

"Mengucapkan selamat kepada pengurus baru hasil kongres ke-8," katanya.

Dikatakan Hayani, agar pemimpin masa depan KSBSI, jangan takut dengan tantangan yang ada, namun harus bisa memberikan masukan kepada pemerintah. Karena, harus siap mendapatkan tantangan untuk sebuah kemajuan.

"Jumlah data buruh sebanyak 2,7 juta se-Indonesia, menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Sebaliknya, anggota federasi yang di perusahaan ada peningkatan," terangnya.

Lebih jauh disampaikan, tugas utama serikat buruh, mengordinir dan membangun kebersamaan untuk kesejahteraan para buruh. Solidaritas sangat utama dan jauhkan kepentingan peribadi.

"Para senior atau yang lama ikut membangun KSBSI harus bisa menjadi mitra dengan perusahaan swasta dan pemerintah. Semoga kongres KSBSI ke-8 sukses dan hebat untuk satu tujuan," harapnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan