Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Sering Banjir, Komunitas Adat Terpencil Desa Sungai Buluh Minta Drainase

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 11 November 2020 15:04 WIB
Warga KAT di Desa Sungai Buluh Kecamatan singkep Barat. (Foto: Wandy)
Warga KAT di Desa Sungai Buluh Kecamatan singkep Barat. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Komunitaa Adat Terpencil (KAT) di Dusun Kampung Baru, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga mengharapkan pembangunan drainase.

Sebab di kawasan Dusun Kampung baru tersebut belum adanya saluran air (drainase). Sehingga pada saat hujan turun membuat rumah dikawasan tersebut banjir dan merendam rumah warga.

Ketua RT 01 Dusun Kampung Baru, Indra Kardi mengatakan, permasalahan yang dialami saat ini ialah tidak adanya saluran air sehingga ketika hujan lebat maka rumah warga akan terendam banjir.

"Untuk parit (drainase) tidak ada, maka kalau hujan sudah pasti banjir," kata Indra, Rabu (11/11/2020).

Indra menjelaskan bahwa permasalahan tersebut pihaknya bersama Kades Sungai Buluh telah beberapa kali mengajukan pada saat Musrenbang namun belum terealisasi.

"Untuk pengajuan sudah kita ajukan dua kali bersama pak Kades pada saat Musrenbang. Namun hingga saat ini belum juga terealisasi," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Singkep Barat Febrizal Taupik mengatakan, untuk permasalahan drainase di kawasan kampung baru ini pihaknya mengharapkan dari pihak-pihak terkait agar dapat bantu merealisasikan anggaran untuk pembuatan saluran air tersebut.

"Kita hanya mengharapkan kepada steakholder terkait agar dapat membantu permasalahan di Kampung baru Desa Sungai Buluh ini. Sebab jika diharapkan dari Kecamatan tidak memiliki dana," jelasnya.

"Dan adapun dana Desa, namun tidak mencukupi untuk pembuatan drainase tersebut, karena pembuatan saluran tersebut memerlukan biaya yang tidak sedikit," tambahnya.

Editor: Dardani

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan