Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov, Diduga Terpapar Konten Kekerasan dan Aktif di Komunitas True Crime
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 6 Februari 2026 12:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Aksi pelemparan bom molotov yang dilakukan seorang siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (3/2/2026), diduga dipicu paparan konten kekerasan serta keterlibatan pelaku dalam komunitas daring bertema true crime community. Insiden tersebut menyebabkan satu pelajar mengalami luka, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, menyatakan korban merupakan sesama siswa yang berada di lokasi kejadian. "Korban satu orang dan mengalami luka, namun tidak ada korban jiwa. Korban juga merupakan siswa," ujar Mayndra kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Dalam penanganan awal, aparat menemukan enam botol berisi bahan bakar minyak yang dirakit menyerupai bom molotov. Empat botol di antaranya sempat meledak pada bagian pemicu, tetapi tidak menimbulkan ledakan lanjutan yang lebih besar.
"Ditemukan enam botol, empat di antaranya meledak pada bagian pemicu. Harapannya petasan itu bisa memicu ledakan utama, namun tidak terjadi. Alhamdulillah dampaknya dapat diminimalkan," jelasnya.
Hasil pendalaman sementara menunjukkan pelaku diduga terpapar konten kekerasan di dunia maya dan aktif dalam komunitas daring bertema true crime. Paparan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi pola pikir serta perilaku pelaku hingga melakukan aksi berbahaya di lingkungan sekolah.
Saat ini, Densus 88 Antiteror Polri masih mendalami motif kejadian sekaligus memperkuat langkah pencegahan untuk mengantisipasi potensi radikalisasi dan penyalahgunaan konten kekerasan di kalangan pelajar. Aparat juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital remaja sebagai upaya pencegahan dini.
Editor: Gokli

