Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Sosialisasi Penguatan HAM Bagi Aparatur Pemerintah, Wako Lis: Layani Masyarakat dengan Manusiawi dan Empati
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 5 Desember 2025 16:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah membuka dan menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Kegiatan digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Kamis (4/12/2025).
Dalam pengarahannya, Wako Lis menegaskan bahwa penguatan pemahaman HAM bagi aparatur merupakan investasi moral, intelektual, dan profesional yang harus ditanamkan dalam setiap proses pelayanan publik.
"Sebagai aparatur pemerintah, kita bukan hanya mengurus administrasi saja, namun kita mengurus manusia. Setiap manusia memiliki hak, martabat, dan kehormatan yang wajib kita hormati," tegas Lis.
Lebih lanjut Lis menjelaskan, HAM tidak hanya tertulis dalam regulasi, tetapi hidup dalam sikap, tutur kata, dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik selalu berada dalam sorotan sehingga aparatur dituntut tidak hanya kompeten, tetapi juga manusiawi.
"Ketika masyarakat datang membawa berkas, sesungguhnya mereka itu selalu membawa harapan, namun terkadang bercampur dengan kecemasan atau bahkan datang dengan kebutuhan mendesak. Maka disitulah kita diuji untuk hadir dengan rasa empati," jelas Lis.
Lis kemudian memberikan sejumlah contoh sederhana terkait implementasi HAM dalam pelayanan sehari-hari yang sangat sederhana namun berdampak baik terhadap masyarakat, seperti senyum kepada warga, memudahkan proses administrasi, memberi akses setara bagi penyandang disabilitas, hingga menangani aduan dengan empati dan sabar.
"HAM bukan selalu soal kasus besar. Justru sering berada pada hal-hal kecil yang kita lakukan dalam keseharian. Aparatur yang memahami HAM akan bekerja lebih bijak, lebih peka, dan lebih profesional," tambahnya.
Lis berharap seluruh ilmu yang akan didapat tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi bisa menjadi kompas dalam melaksanakan tugas sehari hari.
"Jadilah aparatur yang bijaksana, berempati, menghargai keberagaman, dan menempatkan manusia sebagai pusat pelayanan. Aparatur yang paham HAM adalah aparatur yang dipercaya rakyat," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai prinsip-prinsip hak asasi manusia sebagai landasan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
"Tujuan kegiatan ini antara lain untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam menerapkan nilai-nilai HAM, mencegah potensi pelanggaran HAM di lingkungan pemerintahan, serta mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Nasional HAM (RANHAM) di daerah," ungkap Achmad.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan utusan dari seluruh Perangkat Daerah. Materi disampaikan oleh narasumber, Wali Kota Tanjungpinang, Yuli Munir (PSM Ahli Muda, Puspa Gurindam, Bidang PHA DP3AP2KB), serta Siska Sukmawaty, (Penyuluh Madya, Kantor Wilayah Kemenkum Kepri).
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
