Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Srikandi PLN Batam Perkuat Pencegahan Stunting, 89 Anak Ikut Program di Puskesmas Botania
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 19 Desember 2025 15:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Srikandi PT PLN Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program pencegahan stunting yang digelar di Puskesmas Botania, Kota Batam, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengentasan stunting hasil kolaborasi antara PLN Batam, Srikandi PLN Batam, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN Batam, serta Puskesmas Botania. Program ini menitikberatkan pada edukasi dan pendampingan ibu serta anak sebagai garda terdepan pencegahan stunting.
Sebanyak 89 anak tercatat mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, 23 anak belum menunjukkan kenaikan berat badan dan akan mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak, dr Indrayanti dari RS Awal Bros Batam.
Ketua Srikandi PT PLN Batam Periode 2023-2025, Euis Hermawati, mengatakan upaya pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan pemberian bantuan, melainkan membutuhkan edukasi dan pendampingan berkelanjutan. "PLN Batam melalui Srikandi tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar memiliki pemahaman yang lebih baik terkait gizi, kesehatan, dan pola asuh anak," ujar Euis.
Menurutnya, persoalan stunting berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan sehingga harus dicegah sejak dini. "Stunting bukan sekadar masalah pertumbuhan, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan bangsa," katanya.
Euis juga menyampaikan apresiasi kepada para kader posyandu yang berperan aktif mendampingi anak-anak selama program berlangsung. "Kami mengucapkan terima kasih kepada kader posyandu yang telah membantu pendampingan hingga sejumlah anak berhasil meningkatkan status gizinya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Botania, drg Fauzi Nuristianto, menyambut baik sinergi yang terjalin antara Puskesmas Botania dan Srikandi PLN Batam dalam upaya pencegahan stunting. "Dukungan dan kolaborasi lintas sektor sangat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting, sehingga dampaknya bisa dirasakan secara berkelanjutan," kata Fauzi.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak memperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah Botania.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai tumbuh kembang anak dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang disampaikan oleh ahli gizi RS Awal Bros Batam. Selain itu, tim rumah sakit juga menggelar demonstrasi memasak MPASI sehat sebagai contoh praktis pengolahan makanan bergizi yang mudah diterapkan di rumah.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, PLN Batam memberikan penghargaan berupa voucher dan uang tunai kepada anak-anak yang mengalami peningkatan berat badan selama program berlangsung, serta kepada kader posyandu terbaik yang dinilai aktif dalam pendampingan anak stunting.
Menutup kegiatan, Euis berharap pemantauan dan pendampingan kesehatan anak tetap berlanjut meskipun program telah selesai. "Kami berharap kesadaran menjaga kesehatan anak terus berjalan karena tanggung jawab ini adalah milik kita bersama," pungkasnya.
Selain itu, Srikandi PLN Batam bersama PIKK PLN Batam turut menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada keluarga penerima manfaat stunting. Program kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi tumbuh kembang anak di Kota Batam.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
