Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Tahun Depan, Pemkab Lingga Bangun Pelabuhan Desa Tanjung Kelit
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 7 Juli 2020 10:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Pemkab Lingga bakal membangun pelabuhan di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, tahun 2021 mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Lingga, Selamat, mengatakan, untuk pembangunan pelabuhan Tanjung Kelit pihaknya telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) pelabuhan tersebut.
"Pelabuhan Tanjung Kelit akan di beton secara keseluruhan, mengingat jembatan tersebut dipergunakan masyarakat. Dishub Lingga bersedia untuk membangun di lokasi pelabuhan baru jika ketersedian lahan atas persetujuan masyarakat setempat," kata Selamat, Senin (6/7/2020).
Selamat menuturkan, pembangunan Pelabuhan Tanjung Kelit telah direncanakan pada tahun sebelumnya. Akan tetapi pembangunan ditunda lantaran keterbatasan anggaran. Dishub Lingga mengusulkan kembali pembangunan pelabuhan tersebut di APBD Perubahan Lingga 2020.
"Insya Allah, tahun 2021 pelabuhan di Tanjung Kelit menjadi perioritas kita, selain itu, tidak hanya Tanjung Kelit, namun ada beberapa pelabuhan lain yang menjadi persinggahan Ferry atau Kapal akan menjadi prioritas, kami membangun ditahun 2021," ungkapnya.
Sementara itu, Pejabat sementara Kepala Desa Tanjung Kelit, Mursidi mengatakan, kondisi Pelabuhan Tanjung Kelit, sudah banyak mengalami kerusakan. Saat ini, kondisi pelabuhan tersebut mulai dari tiang beton, lantai pelabuhan dari kayu sudah ada yang lepas, serta ujung pelabuhan sudah terlihat besi lantai.
"Pelabuhan tersebut di bangun pada tahun 2006 yang lalu, wajar saja dengan kondisi yang sudah belasan tahun sehingga banyak yang rusak," ungkap Mursidi.
Dia mengutarakan keinginan masyarakat setempat agar lokasi pelabuhan tersebut dipindahkan di tempat yang baru. Lokasi pelabuhan baru Tanjung Keliy diperkirakan kurang lebih 100 meter dari lokasi pelabuhan saat ini.
Menurutnya, pemindahan lokasi pembangunan Pelabuhan Tanjung Kelit yang baru mengingat, pelabuhan yang saat ini sudah dipadati pemukiman penduduk.
"Masyarakat sudah menyediakan lahan untuk pelabuhan baru, mereka berharap pelabuhan yang baru jauh dari rumah masyarakat dan lokasinya luas, saya sempat ingin menganggarkan melalui anggaran desa, setelah di hitung-hitung anggaran desa tidak cukup untuk membangunkannya, jadi masyarakat berharap pembangunan pelabuhan itu dari Pemerintah daerah," ungkapnya.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
