Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Timnas Wushu Indonesia Pertahankan Juara Umum SEA Games 2025 Thailand, Lampaui Target Emas

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 16 Desember 2025 10:28 WIB
Tim Nasional Wushu Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang pada SEA Games 2025 Thailand. (Kemenpora)
Tim Nasional Wushu Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang pada SEA Games 2025 Thailand. (Kemenpora)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Tim Nasional Wushu Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang pada SEA Games 2025 Thailand. Kontingen Merah Putih tidak hanya melampaui target tiga medali emas, tetapi juga sukses mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga wushu yang sebelumnya diraih pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023.

Pada laga penutup wushu yang digelar di The Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Senin (15/12), Indonesia tampil impresif dengan merebut empat medali emas dan satu medali perunggu.

Empat medali emas tersebut masing-masing disumbangkan oleh Patricia Geraldine pada nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu. Emas berikutnya diraih tim Dullian Bare Handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi.

Dua emas lainnya datang dari nomor sanda melalui penampilan Tharisa Dea Florentina dan Samuel Marbun. Sementara itu, satu-satunya medali perunggu dipersembahkan Harry Brahmana di kelas 70 kilogram.

"Saya sangat senang dan terharu bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia. Apalagi ini merupakan penampilan perdana saya di ajang multievent internasional," ujar Patricia Geraldine.

Dengan tambahan medali tersebut, Timnas Wushu Indonesia mengakhiri SEA Games 2025 dengan perolehan lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Capaian ini tidak hanya melampaui target awal, tetapi juga memastikan Indonesia kembali menjadi juara umum cabang wushu.

Pada SEA Games Kamboja 2023, Indonesia keluar sebagai juara umum dengan koleksi enam emas, enam perak, dan dua perunggu. Prestasi serupa juga pernah diraih pada SEA Games Jakarta-Palembang 2011 dengan raihan delapan emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Di nomor final kelas 56 kilogram putri, Tharisa Dea Florentina tampil dominan dengan strategi agresif melalui kombinasi pukulan dan tendangan. Ia memastikan kemenangan dengan skor 2-0. "Saya senang dan bangga karena bisa mempertahankan medali emas untuk Indonesia," kata Tharisa.

Keberhasilan tersebut disusul Samuel Marbun yang meraih emas usai menaklukkan atlet sanda tuan rumah, Charuwat Khunphe, juga dengan skor 2-0. "Saya bangga karena ini medali emas pertama saya. Pada SEA Games Kamboja 2023, saya hanya meraih perunggu," ujar Samuel.

Penampilan dua atlet sanda Indonesia itu mendapat apresiasi dari Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Sanda PB Wushu Indonesia (PB WI), Sudarsono. Menurutnya, penampilan Tharisa sesuai dengan prediksi, sementara Samuel menunjukkan performa di luar ekspektasi.

"Tharisa tampil konsisten dan memang diprediksi mampu mempertahankan medali emas. Namun, Samuel tampil di luar perkiraan karena mampu membaca permainan lawan dengan sangat baik," tutur Sudarsono.

Sementara itu, Ketua Pengprov Wushu Indonesia DKI Jakarta yang juga menjabat Wakil Bendahara PB WI, Gunawan Tjokro, menilai keberhasilan Timnas Wushu Indonesia mempertahankan gelar juara umum di SEA Games ke-33 Thailand tidak terlepas dari komitmen Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto dalam menjalankan program pembinaan, serta dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Prestasi ini merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan dan sinergi yang baik antara federasi dan pemerintah," pungkas Gunawan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan