Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Tokoh Pemuda Lobam Minta Polres Bintan Tak Tebang Pilih Berantas Judi

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 9 Juli 2025 16:08 WIB
Satreskrim Polres Bintan saat merilis pengungkapan sejumlah kasus pada Rabu (9/7/2025). (Foto: Syajarul Rusydy)
Satreskrim Polres Bintan saat merilis pengungkapan sejumlah kasus pada Rabu (9/7/2025). (Foto: Syajarul Rusydy)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Penangkapan empat nelayan yang tertangkap bermain judi kartu remi di wilayah Bintan Timur oleh Satreskrim Polres Bintan mendapat apresiasi dari masyarakat. Namun, sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat menilai upaya penegakan hukum tidak boleh berhenti pada kasus itu saja. Mereka meminta pemberantasan judi dilakukan secara menyeluruh, tanpa tebang pilih.

Tokoh pemuda Serikuala Lobam, M Dragon, menegaskan praktik perjudian di Bintan masih marak, mulai dari Bintan Utara hingga Bintan Timur. Ia menyebut, berbagai jenis judi masih beroperasi secara terbuka di tengah masyarakat.

"Kalau memang judi mau diberantas, jangan ada tebang pilih. Di wilayah Bintan, mulai dari Bintan Utara sampai Bintan Timur, sejumlah jenis perjudian masih terus berjalan. Itu bukan rahasia umum lagi," kata M Dragon kepada BATAMTODAY.COM di Tanjunguban, Rabu (9/7/2025).

Dragon menyebut, praktik judi seperti Sie Jie, dadu, sabung ayam, dan bentuk perjudian lainnya sudah lama menjadi persoalan di Bintan. Menurutnya, pemberantasan judi tidak boleh hanya bersifat 'gertak sambal', tetapi harus menyasar semua bentuk perjudian, termasuk aktor-aktor besar di baliknya.

Senada dengan Dragon, tokoh masyarakat Bintan, Andi Masdar Paranrengi, juga mengungkapkan keprihatinannya. Ia menilai, penindakan perjudian di Bintan selama ini terkesan hanya dilakukan seadanya. "Biasanya kalau sudah ramai dibahas atau ada yang diamankan, para pelakunya akan meliburkan aktivitas judi. Tapi hanya beberapa waktu, kegiatan itu kembali berjalan seperti biasa," ungkap Andi.

Menurut Andi, lemahnya penindakan membuat pelaku judi, termasuk para cukong atau bos besar, tak merasa jera. "Kalau yang ditangkap hanya orang-orang kecil, sedangkan tokoh utama atau bosnya tidak tersentuh, mereka menganggap ini hal biasa," ujarnya.

Andi berharap, langkah Polres Bintan dalam menindak para pelaku judi tidak berhenti pada kasus empat nelayan tersebut. Ia menekankan agar pemberantasan perjudian dilakukan hingga ke akar, termasuk menindak tegas oknum-oknum yang terlibat di belakang praktik ilegal itu.

"Semoga apa yang sudah dilakukan Polres Bintan tidak berhenti di kasus ini saja, dan benar-benar mampu memberantas seluruh jenis perjudian, termasuk oknum-oknum yang berada di belakangnya," tutup Andi.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan