Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Upacara HUT ke-80 RI di Kepri, Gubernur Ansar Dorong Optimalisasi Potensi Daerah Perbatasan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Minggu, 17 Agustus 2025 12:37 WIB
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (17/8/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintahan, TNI/Polri, serta organisasi masyarakat.
Komandan Upacara dipercayakan kepada Letkol Adm Sudarismon Halomoan Purba yang menjabat Kadispers Lanud RHF Tanjungpinang. Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Perwira Upacara dijabat Kapten Elektronika Rusmiadi.
Dalam amanatnya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa peringatan HUT Proklamasi merupakan momentum refleksi sekaligus wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan bangsa.
"Tugas kita hari ini adalah bagaimana mengisi kemerdekaan menuju satu tujuan sesuai dengan pembukaan UUD 1945, yaitu mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia yang lebih baik," ucap Ansar.
Ia juga menyinggung hasil capaian pembangunan Kepri yang terus menunjukkan perbaikan, meski diakui masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan.
"Kekurangan yang dirasakan masyarakat harus bisa ditangani sedini mungkin. Karena itu, kami terus bekerja keras dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tambahnya.
Ansar menekankan pentingnya generasi muda sebagai penentu arah masa depan bangsa. Ia mengajak mereka untuk menumbuhkan semangat kerja keras, memperkaya pengetahuan, serta menanamkan dedikasi dan loyalitas.
"Imbauan ini terus kami sampaikan agar generasi muda menjadi motor penggerak bangsa dengan bekal intelektual dan moral yang kuat," tegasnya.
Selain itu, Gubernur Kepri juga menekankan pentingnya implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di daerah. Ia menilai visi tersebut pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan rakyat.
"Masyarakat Kepri harus tegak lurus dalam melaksanakan program ini. Jika dicermati, Asta Cita pada akhirnya membangun masyarakat yang lebih baik," ujar Ansar.
Untuk mendukung pembangunan daerah, Ansar mengungkapkan dua strategi yang diterapkan, yaitu strategi orientation dan sektor orientasi sesuai dengan potensi kewilayahan. Wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas disebut menjadi perhatian khusus.
"Kita mendorong pemerintah daerah setempat agar lebih berani membuka potensi yang ada, terutama di sektor kelautan, perikanan, dan energi," jelasnya.
Dengan optimalisasi potensi wilayah, Ansar optimistis Kepri dapat mencapai sejumlah target, seperti peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran, serta peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
"Pertumbuhan ekonomi harus terus kita kejar, tetapi stabilitas dan pemerataan juga wajib dijaga. Karena itu, indeks generatio menjadi fokus pengawasan, dan saya tugaskan Wakil Gubernur untuk mengawal hingga mendekati angka nol," pungkasnya.
Editor: Surya
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
