Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Wah, Belanda Produksi Mayonnaise dari Ganja
Oleh: Admin • Dibaca: 160 kali
Selasa, 16 April 2013 00:00 WIB
AMSTERDAM - Belanda sejak lama telah melegalisasikan konsumsi ganja. Hal
ini pun memicu keberanian para pelaku industri kuliner berkreasi.
Setelah bereksperimen selama bertahun-tahun mencari teman makan french
fries atau kentang goreng yang paling cocok, sebuah restoran di Belanda
menciptakan mayonnaise baru. Bukan saus seperti yang biasa kita
konsumsi.
Tapi mayonnaise kali ini terbuat dari ganja. mereka terinspirasi dari aroma ganja yang banyak dihisap orang-orang di pinggir jalan Belanda.
Menurut Grubstreet, mayonnaise bernama 'Wietsaus' yang diciptakan restoran Manneken Pis tidak seluruhnya murni dari ganja. Hanya mengadopsi bagian ganja yang baik, seperti aroma dan rasa.
Dilansir Foodbeast, efek psikoaktif yang didapat dari konsumsi ganja juga tidak disertakan dalam pembuatan mayonnaise, sehingga aman dikonsumsi. Teksturnya pun dibuat creamy untuk menambah kenikmatan.
Memilih ganja sebagai bahan pembuat mayonnaise diakui pihak restoran sebagai salah satu usaha mereka menyajikan cita rasa baru pada pelanggan. Cita rasa ganja dianggap melengkapi rasa kentang goreng yang otentik.
Sumber: viva.co.id
Tapi mayonnaise kali ini terbuat dari ganja. mereka terinspirasi dari aroma ganja yang banyak dihisap orang-orang di pinggir jalan Belanda.
Menurut Grubstreet, mayonnaise bernama 'Wietsaus' yang diciptakan restoran Manneken Pis tidak seluruhnya murni dari ganja. Hanya mengadopsi bagian ganja yang baik, seperti aroma dan rasa.
Dilansir Foodbeast, efek psikoaktif yang didapat dari konsumsi ganja juga tidak disertakan dalam pembuatan mayonnaise, sehingga aman dikonsumsi. Teksturnya pun dibuat creamy untuk menambah kenikmatan.
Memilih ganja sebagai bahan pembuat mayonnaise diakui pihak restoran sebagai salah satu usaha mereka menyajikan cita rasa baru pada pelanggan. Cita rasa ganja dianggap melengkapi rasa kentang goreng yang otentik.
Sumber: viva.co.id
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
