Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Wali Kota Batam Tegaskan ASN Bukan Elit, Harus Menyatu dan Melayani Masyarakat

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 6 Januari 2026 12:28 WIB
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemerintah Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (5/1/2026). (Istimewa)
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemerintah Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (5/1/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) bukanlah kelompok elit yang menuntut untuk dilayani, melainkan pelayan publik yang wajib hadir dan menyatu dengan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Amsakar saat memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemerintah Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (5/1/2026).

Apel gabungan yang menjadi agenda perdana Pemko Batam pada awal 2026 itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, serta jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Dalam amanatnya, Amsakar mengawali dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja maksimal, terutama dalam penanganan persoalan sampah dan pengurangan titik banjir di sejumlah wilayah Kota Batam.

"Terima kasih kepada para camat, Dinas Bina Marga, dan tim teknis lainnya. Meski banjir masih menjadi tantangan, kerja bersama telah membuat sejumlah titik banjir mulai terurai," ujar Amsakar.

Amsakar kemudian menekankan pentingnya pembaruan kinerja, penguatan integritas, serta peningkatan disiplin ASN. Ia mengingatkan bahwa pada akhir 2025 masih ditemukan persoalan integritas yang berpotensi mencoreng nama baik institusi pemerintah.

"Jangan sampai pengabdian puluhan tahun rusak hanya karena satu kesalahan. Saya minta di 2026 ini, siapa pun yang masih bengkok segera diluruskan. ASN bukan kelompok elit yang minta dilayani, tetapi harus menyatu dengan masyarakat," tegasnya.

Menurut Amsakar, perkembangan media sosial membuat sanksi sosial dari masyarakat dapat dirasakan lebih berat dibandingkan sanksi administratif. Oleh karena itu, seluruh ASN diminta menjaga perilaku, etika, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Memasuki tahun kerja 2026, Amsakar menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah adalah kinerja nyata dan hasil yang dirasakan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pimpinan tidak lagi menilai kinerja berdasarkan formalitas laporan semata, melainkan pada dampak konkret di lapangan.

"Yang dibutuhkan bukan sekadar unjuk muka, tetapi hasil kerja. Jadikan pergantian tahun ini sebagai momentum untuk memberikan yang terbaik bagi daerah," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra juga menyerahkan penghargaan kepada ASN Berprestasi, Berakhlak, dan Terdisiplin, serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi pegawai dengan masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.

Menutup arahannya, Amsakar menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meninggalkan ego sektoral dan membangun kerja kolaboratif sebagai satu kesatuan. "Tidak boleh ada OPD yang merasa paling penting. Kita harus bekerja sebagai satu tim yang solid," ujarnya.

Selain itu, ia menginstruksikan percepatan proses tender infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meminta penataan sumber daya manusia dan pengelolaan persampahan segera dirampungkan. "Jaga kekompakan, kebersamaan, dan saling menguatkan demi kemajuan Kota Batam," pungkas Amsakar.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan