Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Wali Kota Tanjungpinang Dukung OJK Tingkatkan Literasi Keuangan dan Cegah Pinjaman Ilegal
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 6 Juni 2025 10:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, menerima kunjungan resmi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (5/6/2025).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara OJK dan Pemerintah Daerah dalam mendorong literasi keuangan serta mencegah maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang semakin meresahkan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Sinar Danandjaya menegaskan komitmen OJK untuk terus memperluas edukasi keuangan masyarakat, terutama dalam penggunaan layanan keuangan digital yang aman dan legal.
"Masyarakat harus lebih cermat dalam memilih layanan keuangan. Lembaga yang legal tunduk pada regulasi OJK, sehingga ada perlindungan bagi penggunanya. Kami juga menyediakan layanan pengaduan melalui portal 157 dan masyarakat bisa mengecek legalitas lembaga keuangan melalui situs OJK," jelas Sinar.
Ia menambahkan, OJK Kepri akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menggelar program literasi keuangan yang menyasar pelbagai segmen, mulai dari pelajar hingga pelaku UMKM. Materi edukasi yang disiapkan mencakup pengenalan sektor perbankan, pasar modal, asuransi, serta risiko kejahatan digital seperti peretasan dan pembobolan rekening.
Wali Kota Lis Darmansyah menyambut baik langkah OJK tersebut dan menilai edukasi keuangan sangat penting di tengah maraknya kasus pinjol ilegal dan praktik investasi bodong yang memakan banyak korban. "Kami mendukung penuh upaya OJK dan berharap sosialisasi ini bisa dilakukan secara masif hingga ke tingkat masyarakat paling bawah. Edukasi ini penting agar masyarakat tahu mekanisme pengaduan dan bisa lebih waspada terhadap potensi penipuan keuangan," tegas Lis.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memfasilitasi berbagai kegiatan literasi keuangan demi meningkatkan pemahaman masyarakat. "Dengan literasi yang baik, masyarakat akan lebih bijak dan aman dalam mengelola keuangannya, serta terhindar dari jeratan layanan keuangan ilegal," tutup Lis.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan finansial masyarakat Tanjungpinang dan menciptakan ekosistem keuangan yang sehat, transparan, serta inklusif di wilayah Kepulauan Riau.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
