Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Wali Kota Tanjungpinang Resmikan Masjid As Salam, Diharapkan Jadi Pusat Ibadah dan Aktivitas Sosial

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Sabtu, 28 Juni 2025 15:48 WIB
Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, meresmikan peningkatan status Surau As Salam menjadi Masjid As Salam di Jalan Berakit, Perumahan Sei Jang, pada Sabtu (27/6/2025). (Foto: Devi Handiani)
Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, meresmikan peningkatan status Surau As Salam menjadi Masjid As Salam di Jalan Berakit, Perumahan Sei Jang, pada Sabtu (27/6/2025). (Foto: Devi Handiani)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kota Tanjungpinang mencatat sejarah baru dengan diresmikannya peningkatan status Surau As Salam menjadi Masjid As Salam yang berlokasi di Jalan Berakit, Perumahan Sei Jang.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, pada Sabtu (27/6/2025), disambut antusias warga dan jamaah setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Lis memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus surau yang selama ini dinilai berhasil mengelola tempat ibadah secara baik, baik dari sisi kegiatan keagamaan, tata kelola, maupun kontribusi sosial di lingkungan sekitar.

"Surau ini sebelumnya telah menunjukkan pengelolaan yang luar biasa. Kegiatan keagamaannya aktif, manajemennya tertib, dan perannya signifikan dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung penuh peningkatan status menjadi masjid," ungkap Lis Darmansyah.

Lis menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui program-program seperti Magrib dan Subuh Keliling. Program ini, katanya, bukan hanya sekadar ibadah berjemaah, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

"Banyak persoalan yang sebenarnya sederhana, tetapi cepat terselesaikan lewat komunikasi langsung seperti ini. Hubungan baik dengan pengurus tempat ibadah sangat penting untuk menjaga harmoni sosial," kata Lis.

Ia juga berharap, Masjid As Salam tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, melainkan pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat. "Masjid harus menjadi tempat bermusyawarah, wadah berbagi ide, dan memperkuat kebersamaan. Saya berharap Masjid As Salam menjadi sarana interaksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Lis.

Sementara itu, Sarifudin Haluan, Ketua Pembangunan Masjid As Salam, mengungkapkan bahwa surau ini pertama kali berdiri pada tahun 1992 dengan kondisi bangunan yang masih sederhana. Proses renovasi dilakukan bertahap sejak 2006 berkat gotong royong dan swadaya para jamaah.

"Waktu itu saya dan Pak Lis masih sama-sama di DPRD. Meskipun anggaran daerah terbatas, kami terus berupaya mendukung pembangunan surau dan tempat ibadah lain di Tanjungpinang," ujar Sarifudin, mengenang proses panjang pembangunan dengan nada haru.

Acara peresmian berlangsung khidmat, diwarnai suasana penuh keakraban antara warga, jamaah, dan pemerintah. Dengan perubahan status ini, Masjid As Salam diharapkan semakin berkontribusi dalam membina kehidupan keagamaan sekaligus menjadi pusat kegiatan sosial di lingkungan Perumahan Sei Jang dan wilayah sekitarnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan