Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Wamen Haji Dahnil Anzar Umumkan Audit Total Sistem Antrean Haji, Target Rampung Sebelum Musim Haji 2026

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 29 September 2025 12:08 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Aldy Daeng/Batamtoday)
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Aldy Daeng/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Panjangnya antrean haji yang mencapai belasan hingga puluhan tahun memicu langkah tegas pemerintah. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan pihaknya akan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem antrean haji guna menghapus data tidak valid yang diduga memperpanjang masa tunggu jamaah.

"Kami akan perbaiki data, datanya akan kita audit lagi secara total," tegas Dahnil saat kunjungan kerja di Batam, Sabtu (27/9/2025).

Ia menjelaskan, terdapat potensi keberadaan 'data batu', yakni data tidak benar atau tidak valid yang masih tercatat dalam sistem. Kondisi ini diduga kuat menyebabkan antrean keberangkatan menjadi tidak wajar.

"Karena kami curiga data kita itu ada yang disebut data batu, data-data yang tidak benar, dan sebagainya. Maka, kami akan audit total," ungkapnya.

Fenomena antrean panjang juga dirasakan masyarakat Batam. Dengan jumlah penduduk sekitar satu juta jiwa dan mayoritas beragama Islam, masa tunggu haji di Batam bisa mencapai 10 hingga 15 tahun.

Seorang warga Batam bernama Alam membenarkan lamanya masa tunggu tersebut. "Petugas bank bilang, antrean bisa sampai 10 tahun," kata Alam saat menirukan keterangan salah satu petugas bank penerima setoran haji, Senin (29/9/2025).

Meski antrean di Batam relatif lebih singkat dibanding kota besar lain di Indonesia yang bisa mencapai 20–30 tahun, Dahnil menilai persoalan ini harus segera diatasi dengan sistem yang adil, transparan, dan akurat.

Ia menegaskan, hasil audit nantinya akan diumumkan secara terbuka kepada publik. "Nanti akan kami umumkan apakah antrean akan berubah atau tidak," jelasnya.

Dahnil menargetkan audit dan evaluasi sistem antrean rampung sebelum musim haji 2026. "Pasti, sebelum musim haji, harapan kita itu sudah selesai," pungkasnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan