Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Wamen Kebudayaan Saksikan Peluncuran Kalender Pariwisata Kepri 2026

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 26 November 2025 08:08 WIB
Peluncuran Kalender Pariwisata Kepri 2026 yang memuat 75 agenda unggulan lintas generasi, yang digelar bersamaan dengan pembukaan Kepri International Art and Culture 2025 di halaman Gedung LAM Kepri, Tanjungpinang, Selasa (25/11/2025). (Devi/BTD)
Peluncuran Kalender Pariwisata Kepri 2026 yang memuat 75 agenda unggulan lintas generasi, yang digelar bersamaan dengan pembukaan Kepri International Art and Culture 2025 di halaman Gedung LAM Kepri, Tanjungpinang, Selasa (25/11/2025). (Devi/BTD)

BATAMTODAY.COM, Tanjunpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi meluncurkan Kalender Pariwisata Kepri 2026 yang memuat 75 agenda unggulan lintas generasi. Peluncuran berlangsung bersamaan dengan pembukaan Kepri International Art and Culture 2025 di halaman Gedung LAM Kepri, Tanjungpinang, Selasa (25/11/2025).

Acara peluncuran Kalender Pariwisata Kepri 2026 disaksikan ribuan warga tampak memadati area acara yang diisi parade budaya internasional serta penampilan grup band nasional Wali.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, jajaran Forkompimda, para kepala daerah se-Kepri, serta tokoh adat dan budayawan Melayu. Selain meresmikan festival, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Kepri pada 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa peluncuran kalender pariwisata tahun depan merupakan strategi besar untuk mengembalikan kejayaan Kepri sebagai salah satu destinasi utama di Indonesia.

"Malam ini kita meluncurkan 75 event pariwisata lintas generasi. Ini menjadi langkah untuk memastikan Kepri kembali menjadi magnet wisata unggulan," ujar Ansar.

Ia menyampaikan optimisme bahwa pariwisata Kepri mampu bangkit setelah melewati masa sulit akibat pandemi.

"Pada 2019 Kepri berada di peringkat kedua sebagai destinasi wisata setelah Bali. Pascapandemi kita mulai pulih, dan kini berada di posisi ketiga nasional setelah Bali dan Jakarta. Semoga dengan kerja bersama, Kepri kembali menjadi destinasi favorit wisatawan," ungkap Ansar.

Ia juga menekankan bahwa Kalender Pariwisata 2026 menjadi bagian dari penguatan branding Spirit of Malay. "Semangat Melayu harus tetap kita rawat. Budaya adalah identitas, dan pariwisata menjadi jembatannya," kata dia.

Wamen Kebudayaan Giring Ganesha mengapresiasi langkah Pemprov Kepri yang dinilai konsisten mengembangkan budaya dan pariwisata secara bersamaan.

"Peluncuran kalender pariwisata ini menunjukkan keseriusan Kepri dalam membangun kebudayaan dan pariwisatanya. Ketika budaya dilestarikan, ekonomi kreatif tumbuh, pariwisata meningkat, dan masyarakat semakin sejahtera," ujar Giring.

Ia berharap agenda berskala besar seperti Kepri International Art and Culture dapat terus digelar secara berkelanjutan. "Kita ingin ini tidak hanya menjadi agenda tahun 2026, tetapi dapat berlangsung hingga ratusan tahun ke depan. Kebudayaan adalah wajah bangsa," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengatakan bahwa penyusunan Kalender Pariwisata 2026 melibatkan berbagai sektor. "Agenda pariwisata 2026 kami susun lebih terstruktur, melibatkan komunitas seni, pemerintah kabupaten/kota, hingga pelaku industri wisata. Harapannya, setiap event tidak hanya ramai dikunjungi, tetapi juga memberi dampak ekonomi," ujarnya.

Hasan menyebut Kepri International Art and Culture 2025 sebagai salah satu agenda unggulan dalam kalender pariwisata tahun depan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan