Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Warga Desa Marok Kecil Lingga Impikan Air Bersih Mengalir ke Rumah Mereka

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 17 Oktober 2018 13:16 WIB
 Anggota DPRD Lingga Neko bersama Kepala Desa Marok Kecil. (Foto: Nurjali)
Anggota DPRD Lingga Neko bersama Kepala Desa Marok Kecil. (Foto: Nurjali)

BATAMTODAY.COM, Dabosingkep - Masyarakat Desa Marok Kecil Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga memimpikn saluran air bersih yang hingga kini masih sulit didapat diwilayah tersebut, mengalir ke rumah mereka.

Sampai saat ini ketersediaan air bersih di wilayah tersebut masih menjadi harapan warga sekitar. Meskipun sudah tersedia air bersih di wilayah tersebut namun membutuhkan jarak tempuh yang cukup jauh untuk mengambilnya.

"Sudah bertahun-tahun kami mengidamkan air bersih, saat ini memang ada tapi sangat jauh dan hanya ada satu," kata salah satu warga Desa Marok kecil, Rabu (17/10/18).

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Marok Kecil Rusdi, menurutnya permasalahan air bersih sudah menjadi permasalahan bertahun-tahun di desa mereka. Meskipun memiliki Dana Desa dan Anggaran Dana Desa yang nilainya mencapai ratusan juta, namun untuk melaksanakan proyek pengadaan sumber air bersih tersebut tidak berani dianggarkan melalui dana desa karna sangat berisiko gagal dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Bahkan menurutnya beberapa proyek air bersih yang sudah terlaksana, di wilayah Desa Marok kecil dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat juga belum mampu untuk mengcover seluruh kebutuhan masyarakat di Desa Marok Kecil. Beberapa solusi yang ditawarkan oleh pemerintah, juga tidak dapat menyelesaikan permasalahan air bersih di desa di bagian Selatan pulau Singkep tersebut.

"Kami tidak berani menganggarkan dari DD dan ADD, karena pengganggarannya sangat beresiko lokasi diwilayah ini memang tidak mumpuni," sebutnya.

Dihubungi di tempat yang sama Neko Wesha Pawelloy anggota DPRD Kabupaten Lingga dari Partai Nasdem ini mengatakan, kondisi permasalahan air bersih ini memang menjadi persoalan bagi warga sekitar salah satu permasalahannya adalah lahan yang akan dijadikan sentral pembuatan air bersih tersebut belum ada kesepakatan hingga kini. Ditambah lagi kondisi lahan diwilayah tersebut, yang berdekatan dengan laut dan hutan bakau membuat air wilayah tersebut berwarna merah.

Meskipun begitu menurut Neko dirinya bisa saja membantu melalui anggaran sumbangan dari donatur, untuk merealisasikan pembangunan air bersih di dua wilayah di Marok Kecil tersebut yaitu di Dusun Laboh dan Dusun Remix, asalkan masyarakat dapat bermusyawarah mencarikan tempat yang layak dan cocok untuk dibangun sentral air bersih di dua lokasi tersebut.

"Kita tidak ingin ketika dibantu, malah menjadi permasalahan dan perpecahan antar warga jadi sepakati dulu lokasinya, maka saya siap membantu," sebutnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan