Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Warga Tanjunguban Keluhkan Air PDAM Keruh dan Berbau, Perumda Tirta Kepri Janji Perbaikan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 13 Juni 2025 09:28 WIB
Air Perumda Tirta Kepri Cabang Tanjunguban, yang mengalir ke rumah warga dilaporkan dalam kondisi keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap. (Foto: Harjo)
Air Perumda Tirta Kepri Cabang Tanjunguban, yang mengalir ke rumah warga dilaporkan dalam kondisi keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Sejumlah warga Tanjunguban, Kabupaten Bintan, mengeluhkan kualitas air bersih yang didistribusikan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kepri Cabang Tanjunguban. Air yang mengalir ke rumah warga dilaporkan dalam kondisi keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Salah satu warga, Hamdani, menyatakan air yang mengalir ke rumahnya sejak pagi sama sekali tidak layak digunakan. "Setidaknya di rumah saya, satu bak mandi dan satu tandon sudah terisi air keruh bahkan cenderung kehitaman dan berbau tidak sedap," ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/6/2025).

Ia berharap Perumda Tirta Kepri segera bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Menurutnya, air yang tidak layak konsumsi ini bukan hanya merugikan konsumen, tetapi juga bisa berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Perumda Tirta Kepri Cabang Tanjunguban, Sugito, membenarkan adanya gangguan pada kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Ia menyebutkan gangguan itu berasal dari permasalahan teknis di bagian produksi.

"Benar, ada masalah di bagian produksi. Saat ini kami sedang melakukan perbaikan mulai dari sistem produksi hingga ke jaringan pipa yang teraliri air keruh, agar kualitas air kembali normal seperti sebelumnya," jelas Sugito kepada BATAMTODAY.COM.

Pihak Perumda Tirta Kepri berjanji akan segera menuntaskan perbaikan agar distribusi air bersih kembali berjalan dengan lancar dan layak konsumsi. Sementara itu, warga diimbau untuk sementara waktu menggunakan air dengan bijak dan menunggu perkembangan lebih lanjut.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan