Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Warga Temukan Beras Berkutu di Swalayan Tanjunguban, Minta Pengawasan Pangan Diperketat

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 21 November 2025 10:48 WIB
Beras dalam kondisi berkutu setelah dibeli warga Tanjunguban dari Swalayan Pelangi, Kamis (20/11/2025). (Foto: Harjo)
Beras dalam kondisi berkutu setelah dibeli warga Tanjunguban dari Swalayan Pelangi, Kamis (20/11/2025). (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Seorang warga Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, menemukan beras dalam kondisi berkutu setelah membeli produk kemasan di Swalayan Pelangi, Kamis (20/11/2025). Temuan ini memicu kekhawatiran warga terhadap kualitas bahan pangan yang beredar di wilayah tersebut.

Triadi, warga yang membeli beras merek Jawa Raya kemasan 5 kilogram, mengaku terkejut ketika istrinya membuka kemasan beras itu untuk dimasak. "Awalnya biasa saja. Namun saat dibuka, berasnya ternyata berkutu dan tampak sangat kotor," ujarnya kepada BATAMTODAY, Jumat (21/11/2025).

Karena dinilai tidak layak konsumsi, istrinya langsung meminta agar beras tersebut diganti. Saat dikembalikan, pihak swalayan disebut segera menukar dengan kemasan baru sembari menegaskan bahwa mereka menjual produk resmi dari distributor dan tidak mengetahui adanya persoalan kualitas.

Beras merek Jawa Raya dan Anak Mantap yang dijual di swalayan itu diketahui berasal dari distributor PT Yafindo Bintan Permata yang beralamat di Tanjungpinang.

Triadi berharap temuan ini menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait. "Pengawasan harus diperketat terhadap peredaran beras dan kebutuhan pokok lainnya. Temuan ini jelas tidak layak konsumsi dan bisa jadi beras oplosan," katanya.

Warga juga meminta agar pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap swalayan dan toko sembako di Tanjunguban dan sekitarnya untuk memastikan kualitas pangan tetap terjaga.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan