Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Yonif 136 Tuah Sakti Batam Gelar Doa Bersama Jelang Keberangkatan Tugas ke Papua

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Kamis, 13 November 2025 17:48 WIB
Komandan Batalyon (Danyon) 136/Tuah Sakti sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Yudi Satria Prabowo saat acara doa bersama menjelang keberangkatan tugas ke Papua. (Foto: Alex Raswandi/Batamtoday)
Komandan Batalyon (Danyon) 136/Tuah Sakti sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Yudi Satria Prabowo saat acara doa bersama menjelang keberangkatan tugas ke Papua. (Foto: Alex Raswandi/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Menjelang keberangkatan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti, Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti menggelar doa bersama di Mako Yonif 136/Tuah Sakti, Rabu (12/11/2025) sore.

Sebanyak 450 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti siap bergabung menjadi pasukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG).

Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang sebelumnya bernama Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti merupakan kesatuan yang berada di bawah kendali Komando Resor Militer (Korem) 033/Wira Pratama, Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai.

450 personel Yonif 136/Tuah Ssakti sejauh ini sudah melakukan segala persiapan seperti mengikuti pelatihan tahap basis di home base dan latihan pasukan sistem blok dengan media khusus dan permukiman di gunung hutan.

Sebelum dikirim ke Puncak Jaya, Papua, 450 personel Yonif 136/Tuah Sakti ini mengikuti pelatihan pra-tugas selama satu bulan di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Infanteri, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Keberangkatan prajurit Yonif 136/Tuah Sakti ke Bandung nantinya menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) melalui Pelabuhan Batu Ampar tujuan Tanjung Priok, Jakarta pada Senin (17/11/2025) atau pekan depan.

Mereka dilepas dengan melaksanakan doa bersama sekaligus santunan kepada anak-anak yatim-piatu dengan mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam sesuai tradisi di satuan 136 sebelum diberangkatkan.

Komandan Batalyon (Danyon) 136/Tuah Sakti sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Yudi Satria Prabowo memohon doa agar pelaksanaan tugas berjalan dengan aman dan lancar.

"Mohon doa restunya, agar Batalyon Raider Khusus 136 Tuah Sakti utuh, berangkat 450, pulang 450," kata Yudi kepada wartawan usai menggelar doa dan santunan bersama anak yatim piatu di ruang trans markas komando (Mako) Yonif 136/TS, Rabu (12/11/2025) sore.

Yudi menambahkan sebelumnya ia bersama pasukannya telah menjalani pelatihan selama lebih dari 2 bulan, sejak bulan Januari 2025 lalu mulai dari tingkat Batalyon hingga tingkat Korem 033/WP, Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Selanjutnya, seluruh personel akan latihan lanjutan pemantapan operasi di Bandung pada pertengahan Januari 2026 untuk melanjutkan tugas di Papua selama 12 bulan atau 1 tahun.

"Rencana kami akan melaksanakan tugas di wilayah Mulia, distrik yang juga merupakan pusat pemerintahan atau ibu kota dari Kabupaten Puncak Jaya, di provinsi Papua Tengah. Mohon doanya ya supaya diberikan kemudahan, keberhasilan, kelancaran dan kesuksesan untuk Batalyon ini dan TNI Angkatan Darat," ucapnya.

Putra asal Bangkinang ini menambahkan bahwa, pasukan ini nantinya langsung menyatu dengan pasukan yang sudah ada di Papua untuk menjaga keamanan perbatasan dari setiap gangguan keamanan yang mengintai dengan tetap melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat karena Papua adalah bagian dari Indonesia. Pasukan ini juga diperbantukan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

"Pelatihan ini sekitar 1 bulan. Nanti setelah pelatihan mereka akan langsung berangkat ke Papua. Setibanya di sana mereka akan menyatu dengan prajurit yang lain, dan diperbantukan kepada Pemda setempat," ujar pria kelahiran 9 Januari 1986 silam tersebut.

Kepada seluruh prajurit yang akan bertugas, Letkol Inf Yudi berpesan untuk senantiasa menjaga jati diri sebagai prajurit yang berada di bawah kendali Korem 033/Wira Pratama, Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

"Terpenting, selalu mengingat Tuhan yang Maha Esa, dan senantiasa harus berbuat yang terbaik untuk bangsa Indonesia," tutup Perwira Pembantu Madya (Pabandya) Pembinaan Karier (Binkar) Staf Personalia Angkatan Darat (Spersdam) di Kodam 1/Bukit Barisan (BB) ini.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan